Dulu saya pernah tidak fokus dalam berbisnis. Macam-macam bisnis yang saya jalankan. Kemudian, 5 tahun terakhir saya memilih untuk fokus. Why?
Ketika saya tidak fokus, alhamdulillah saya tetap untung dan hampir-hampir bebas risiko. Tapi kemudian saya perhatikan mitra-mitra saya. Kasihan mereka.
Mereka meniru (men-duplikasi) saya. Kan saya leader-nya. Kalau saya tidak fokus, yah otomatis mereka juga melakukan hal yang sama. Tidak fokus.
Bayangkan, seorang pemula berbisnis dan tidak fokus, seperti apa jadinya? Pasti alakadar hasilnya. Kemungkinan besar, itulah yang terjadi. Dan itulah yang saya lihat.
Tentu beda dengan mereka yang sudah jago. Pasti punya tim dan sistem. Jalanin usaha macam-macam, yah nggak terlalu masalah. Kalau pemula? Ya masalah.
Maka, 5 tahun terakhir saya memilih untuk fokus. Kepentingan mitra yang menjadi pertimbangan saya. Dan benar, mereka meniru saya. Alhamdulillah.
Yang mengejutkan terjadi perubahan dan kenaikan income yang luar biasa pada mitra-mitra saya, masya Allah. Fadilah dari fokus. Dan itu dimulai dari founder-nya, saya.
Sekiranya teman-teman punya pemahaman berbeda dengan saya, yah nggak apa-apa. Silakan. Saya hanya bercermin dari pengalaman saya berbisnis selama belasan tahun dan itulah yang saya sampaikan di sini.
Semoga bermanfaat.
Friday, October 4, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Dunia kembali bernapas sedikit lebih lega. Setelah berbulan-bulan dihantui ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu perdagangan gl...
-
Sejak kecil, banyak dari kita tumbuh dengan satu keyakinan yang dianggap sebagai kebenaran mutlak: "Belajarlah yang rajin, dapatkan nil...
-
Yang Membunuh Bukan Haters, Tapi Jika Tidak Lagi Dibicarakan dan Dilupakan Kita hidup di sebuah zaman di mana nilai ekonomi tidak lagi semat...
-
Mengapa 20% Usaha Sering Menghasilkan 80% Hasil Pernah merasa bahwa sebagian kecil pekerjaanmu justru memberikan dampak terbesar? Atau hanya...
-
Di tengah zaman yang memuja gelar, prestasi, dan pencapaian akademik, kita sering lupa satu hal yang justru paling mendasar: adab. Ilmu tanp...
No comments:
Post a Comment