Showing posts with label Marketing. Show all posts
Showing posts with label Marketing. Show all posts

Tuesday, July 21, 2026

Rahasia di Balik Harga Rp99.900

 


Mengapa Tidak Dibulatkan Menjadi Rp100.000?

Pernahkah Anda memperhatikan harga sebuah produk di toko atau marketplace?

Rp99.900.

Rp49.900.

Rp199.900.

Rp999.000.

Jarang sekali kita menemukan harga yang benar-benar bulat seperti Rp100.000 atau Rp200.000. Padahal, selisihnya hanya seratus rupiah. Nilainya hampir tidak berarti. Namun mengapa begitu banyak perusahaan memilih angka yang terlihat "aneh" seperti itu?

Apakah hanya kebetulan?

Atau memang ada strategi di baliknya?

Jawabannya adalah: ada ilmu psikologi yang bekerja di balik angka tersebut.


Bukan Soal Selisih Uang, tetapi Cara Otak Membaca Angka

Secara logika, kita tahu bahwa Rp99.900 hampir sama dengan Rp100.000. Selisihnya hanya Rp100. Namun otak manusia tidak selalu memproses angka secara logis. Penelitian dalam psikologi konsumen menunjukkan bahwa kita cenderung lebih memperhatikan digit pertama daripada keseluruhan angka. 

Fenomena ini dikenal sebagai left-digit effect.

Saat melihat harga Rp99.900, otak kita lebih dulu menangkap angka "99". Tanpa disadari, produk tersebut terasa masih berada di kelompok harga sembilan puluh ribuan, bukan seratus ribuan. Padahal secara matematis, perbedaannya hampir tidak ada.


Mengapa Angka Pertama Sangat Berpengaruh?

Bayangkan Anda melihat dua label harga. 

Rp99.900.

Rp100.000.

Secara rasional, hampir tidak ada bedanya. Namun secara psikologis, ada "batas" yang dilewati ketika angka pertama berubah dari 9 menjadi 1 di ratusan ribu. Otak manusia senang mengelompokkan informasi.

Karena itu, harga Rp99.900 terasa masih berada di bawah ambang Rp100.000. Efek kecil ini, jika diterapkan pada jutaan transaksi, dapat menghasilkan perbedaan penjualan yang sangat besar.


Strategi yang Sudah Digunakan Lebih dari Seratus Tahun

Harga yang berakhir dengan angka 9 bukanlah strategi baru. Sejak akhir abad ke-19, banyak toko di Amerika Serikat mulai menggunakan harga seperti 99 sen. Ada beberapa alasan yang dikemukakan. Salah satunya adalah untuk mendorong kasir membuka laci uang dan memberikan uang kembalian, sehingga setiap transaksi tercatat dan mengurangi risiko penyalahgunaan uang oleh pegawai.

Seiring waktu, para pemasar menyadari bahwa angka tersebut juga memiliki dampak psikologis terhadap konsumen. Akhirnya, strategi ini menyebar ke seluruh dunia dan masih digunakan hingga hari ini.


Tidak Semua Produk Cocok Menggunakan Harga Berakhir 9

Menariknya, strategi ini tidak berlaku untuk semua jenis produk. Jika Anda membeli kebutuhan sehari-hari seperti sabun, makanan ringan, atau perlengkapan rumah tangga, harga Rp19.900 atau Rp49.900 terasa wajar.

Namun bagaimana dengan jam tangan mewah?

Atau mobil premium?

Atau tas desainer?

Banyak merek premium justru memilih harga yang bulat. Misalnya Rp10.000.000 atau Rp25.000.000. 

Mengapa?

Karena mereka ingin membangun kesan elegan, eksklusif, dan percaya diri. Harga yang terlalu "bermain psikologi" justru bisa mengurangi citra premium. Dengan kata lain, harga bukan hanya alat untuk memperoleh keuntungan. Harga juga merupakan bagian dari komunikasi merek. 


Harga Menciptakan Persepsi

Pernahkah Anda bertanya mengapa dua produk yang fungsinya hampir sama bisa memiliki harga yang sangat berbeda? Jawabannya bukan semata-mata biaya produksi. Harga juga membentuk persepsi. Produk yang terlalu murah kadang dianggap berkualitas rendah.

Sebaliknya, produk yang lebih mahal sering kali dianggap lebih baik, bahkan sebelum dicoba. Karena itu, menentukan harga bukan sekadar menghitung biaya ditambah keuntungan. Menentukan harga berarti menentukan bagaimana pelanggan ingin memandang produk tersebut.


Dunia Digital Memanfaatkan Efek yang Sama

Strategi harga psikologis kini semakin mudah ditemukan di marketplace. Diskon besar ditampilkan dengan harga yang berakhir 9. Harga dicoret. Persentase potongan harga dibuat mencolok. Semua dirancang untuk membantu konsumen merasa bahwa mereka mendapatkan nilai lebih.

Padahal keputusan membeli sering kali dipengaruhi bukan hanya oleh harga akhir, tetapi oleh cara harga tersebut disajikan.


Pelajaran bagi Pelaku Bisnis

Apa yang bisa dipelajari dari angka Rp99.900? Pertama, pelanggan tidak selalu mengambil keputusan secara rasional. Emosi dan persepsi memiliki peran yang sangat besar. Kedua, detail kecil dapat menghasilkan dampak besar.

Mengubah satu digit mungkin terlihat sepele, tetapi bisa memengaruhi jutaan keputusan pembelian. Ketiga, strategi harga harus selaras dengan posisi merek. Jika Anda menjual produk yang mengutamakan nilai ekonomis, harga psikologis bisa menjadi alat yang efektif.

Namun jika Anda membangun merek premium, kesederhanaan dan ketegasan harga mungkin justru lebih sesuai.


Lain kali ketika Anda melihat label harga Rp99.900, cobalah berhenti sejenak. Tanyakan pada diri sendiri. 

Apakah saya benar-benar menganggap produk ini lebih murah?

Atau saya hanya sedang merasakan efek dari cara angka itu ditampilkan?

Kemungkinan besar jawabannya adalah kombinasi keduanya. Karena dalam dunia pemasaran, angka bukan sekadar angka. Ia adalah bahasa yang berbicara langsung kepada cara otak manusia membuat keputusan.

Dan mungkin itulah pelajaran terpenting dari strategi harga ini. Bisnis yang hebat tidak hanya memahami nilai produknya. Mereka juga memahami bagaimana pikiran pelanggan menafsirkan nilai tersebut.

Sunday, February 2, 2025

Marketing Planning Process: Langkah-Langkah dalam Merencanakan Strategi Pemasaran

Marketing Planning Process adalah proses sistematis yang digunakan perusahaan untuk merancang strategi pemasaran yang efektif. Proses ini terdiri dari enam tahap utama: Mission, Situation Analysis, Marketing Strategy, Marketing Mix, Implementation, dan Control.

1. Mission (Misi)

Tahap pertama dalam perencanaan pemasaran adalah menetapkan misi perusahaan, yaitu tujuan utama yang ingin dicapai dalam jangka panjang. Misi ini harus jelas, mencerminkan nilai-nilai perusahaan, serta memberikan arah bagi strategi pemasaran. Contohnya, perusahaan teknologi mungkin memiliki misi untuk "Meningkatkan konektivitas dunia melalui inovasi digital."

2. Situation Analysis (Analisis Situasi)

Pada tahap ini, perusahaan melakukan analisis menyeluruh terhadap lingkungan internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran. Beberapa alat yang umum digunakan meliputi:

  • Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi keunggulan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
  • Analisis PESTEL (Political, Economic, Social, Technological, Environmental, Legal) untuk memahami faktor eksternal yang mempengaruhi bisnis.
  • Analisis Kompetitor guna memahami posisi perusahaan dibandingkan pesaing.

3. Marketing Strategy (Strategi Pemasaran)

Strategi pemasaran menentukan bagaimana perusahaan akan mencapai target pasar dan mencapai tujuan bisnisnya. Elemen penting dalam tahap ini meliputi:

  • Segmentasi pasar (Market Segmentation): Mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik tertentu seperti demografi, perilaku, atau kebutuhan.
  • Targeting: Menentukan segmen pelanggan yang akan dilayani.
  • Positioning: Menentukan bagaimana produk atau layanan akan dipersepsikan oleh pelanggan dibandingkan pesaing.

4. Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

Marketing Mix atau 4P (Product, Price, Place, Promotion) adalah elemen kunci dalam strategi pemasaran:

  • Product (Produk): Menentukan fitur, desain, dan manfaat produk.
  • Price (Harga): Menetapkan strategi harga yang sesuai dengan nilai yang diberikan kepada pelanggan.
  • Place (Distribusi): Memilih saluran distribusi yang optimal untuk menjangkau pelanggan.
  • Promotion (Promosi): Mengembangkan strategi komunikasi pemasaran seperti iklan, media sosial, dan kampanye pemasaran lainnya.

5. Implementation (Implementasi)

Setelah strategi dan rencana pemasaran disusun, langkah selanjutnya adalah eksekusi. Implementasi mencakup:

  • Alokasi anggaran dan sumber daya.
  • Pelaksanaan kampanye pemasaran sesuai rencana.
  • Monitoring perkembangan dalam setiap tahap pelaksanaan.

6. Control (Pengendalian dan Evaluasi)

Langkah terakhir adalah mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran dengan mengukur keberhasilan terhadap KPI (Key Performance Indicators). Jika hasilnya tidak sesuai target, perusahaan dapat melakukan penyesuaian strategi untuk meningkatkan efektivitas pemasaran di masa depan.

Kesimpulan

Marketing Planning Process membantu perusahaan merancang strategi pemasaran yang sistematis dan terukur. Dengan memahami misi, menganalisis situasi, menyusun strategi, mengelola bauran pemasaran, mengimplementasikan rencana, serta melakukan evaluasi, perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan mencapai kesuksesan jangka panjang.

Saturday, February 1, 2025

Memahami Nilai Produk: Core Benefit, Actual Product, dan Augmented Product

Dalam pemasaran, sebuah produk tidak hanya sekadar barang atau jasa yang dijual, tetapi memiliki nilai yang lebih dalam bagi pelanggan. Konsep ini dapat dipahami melalui tiga tingkatan produk: Core Benefit (manfaat inti), Actual Product (produk aktual), dan Augmented Product (produk tambahan).

1. Core Benefit (Manfaat Inti)

Ini adalah alasan utama mengapa pelanggan membeli suatu produk. Core benefit bukan bentuk fisik dari produk, melainkan manfaat yang diperoleh pengguna. Misalnya, seseorang membeli ponsel bukan hanya untuk memiliki perangkatnya, tetapi untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan akses informasi.

2. Actual Product (Produk Aktual)

Actual product adalah bentuk fisik dari produk, termasuk elemen-elemen yang membuatnya dapat digunakan dan membedakannya dari pesaing. Beberapa elemen dari actual product meliputi:

  • Brand Name (Nama Merek): Identitas yang membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
  • Quality Level (Tingkat Kualitas): Kinerja dan daya tahan produk yang sesuai dengan ekspektasi pelanggan.
  • Packaging (Kemasan): Melindungi produk serta memberikan daya tarik visual dan informasi penting.
  • Design (Desain): Penampilan dan fungsionalitas yang meningkatkan pengalaman pengguna.
  • Features (Fitur): Karakteristik tambahan yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan.

Sebagai contoh, ponsel dari merek terkenal memiliki desain premium, fitur canggih, dan kualitas yang dapat diandalkan, sehingga pelanggan merasa lebih percaya diri dalam penggunaannya.

3. Augmented Product (Produk Tambahan)

Augmented product adalah layanan atau manfaat tambahan yang meningkatkan pengalaman pelanggan setelah pembelian. Beberapa elemen dari augmented product meliputi:

  • After-Sale Service (Layanan Purna Jual): Bantuan teknis atau customer service yang membantu pelanggan jika terjadi masalah.
  • Warranty (Garansi): Jaminan kualitas yang memberikan rasa aman kepada pembeli jika produk mengalami kerusakan dalam jangka waktu tertentu.
  • Installation (Pemasangan): Layanan pemasangan bagi produk yang memerlukan konfigurasi khusus, seperti AC atau perangkat elektronik lainnya.
  • Delivery and Credit (Pengiriman dan Kredit): Fasilitas pengiriman dan metode pembayaran yang fleksibel untuk memudahkan pelanggan dalam mendapatkan produk.

Sebagai contoh, banyak produsen smartphone menawarkan layanan garansi resmi, pusat layanan pelanggan, dan cicilan tanpa bunga untuk meningkatkan daya tarik produk mereka.

Kesimpulan

Memahami tingkatan produk ini membantu perusahaan dalam menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif. Produk yang sukses bukan hanya yang memiliki fitur unggulan, tetapi juga memberikan manfaat inti yang kuat dan dilengkapi dengan layanan tambahan yang meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan mengoptimalkan semua aspek ini, sebuah produk dapat bersaing lebih baik di pasar dan membangun loyalitas pelanggan.

Friday, June 7, 2024

Cara Membuat Strategi Pemasaran

Memahami Pasar: Kunci Sukses Strategi Pemasaran

Sebelum merancang strategi pemasaran, penting untuk memahami pasar di mana bisnis Anda beroperasi. Hal ini melibatkan penelitian pasar yang mendalam untuk mengidentifikasi audiens target, menganalisis kebutuhan dan preferensi mereka, serta menilai kompetisi. Dengan memahami pasar, Anda dapat menyesuaikan upaya pemasaran untuk menjangkau dan melibatkan pelanggan potensial secara efektif.


Identifikasi Audiens Target

Langkah pertama adalah mengidentifikasi siapa pelanggan ideal Anda. Apa demografi, minat, dan perilaku mereka? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat menciptakan persona pembeli yang mewakili segmen audiens target dan membantu mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai.


Analisis Kebutuhan dan Preferensi Pelanggan

Menganalisis kebutuhan dan preferensi pelanggan adalah aspek penting lainnya. Masalah atau tantangan apa yang dihadapi pelanggan Anda? Bagaimana produk atau layanan Anda menyelesaikan masalah tersebut? Melalui survei, wawancara, dan analisis umpan balik pelanggan, Anda bisa mendapatkan wawasan berharga yang akan membentuk strategi pemasaran Anda.


Pantau Tren Pasar dan Kompetisi

Memantau tren pasar dan kompetisi juga sangat penting. Apa tren baru yang muncul di industri Anda? Bagaimana posisi kompetitor di pasar? Dengan tetap update pada perkembangan industri dan memahami kekuatan serta kelemahan kompetitor, Anda bisa mengidentifikasi peluang dan membedakan bisnis Anda dari yang lain.


Mengembangkan Rencana Pemasaran

Setelah memahami pasar, saatnya mengembangkan rencana pemasaran yang komprehensif. Rencana ini akan mencakup elemen kunci dari strategi pemasaran Anda, termasuk penempatan merek, saluran pemasaran, anggaran, dan jadwal.


Cerita dan Penempatan Merek

Menciptakan cerita merek yang menarik dan penempatan adalah langkah pertama. Cerita merek Anda harus mengkomunikasikan proposisi penjualan unik (USP) dan menciptakan koneksi emosional dengan audiens target. Tentukan apa yang membuat merek Anda berbeda dan sampaikan dengan cara yang mengena di hati pelanggan.


Pemilihan Saluran Pemasaran

Memilih saluran pemasaran yang tepat sangat penting untuk menjangkau audiens target secara efektif. Di era digital ini, ada banyak saluran yang bisa dipertimbangkan seperti media sosial, optimasi mesin pencari (SEO), pemasaran konten, email marketing, dan lain-lain. Evaluasi kesesuaian setiap saluran berdasarkan preferensi dan perilaku audiens target Anda, serta batasan anggaran Anda.


Anggaran dan Jadwal Pemasaran

Menetapkan anggaran dan jadwal pemasaran adalah aspek penting lainnya. Alokasikan sumber daya ke setiap saluran pemasaran berdasarkan potensi pengembalian investasi (ROI) dan tujuan pemasaran keseluruhan. Buat jadwal terperinci yang menguraikan kapan setiap aktivitas atau kampanye pemasaran akan berlangsung, memastikan semua upaya terkoordinasi dan selaras.


Implementasi Strategi Pemasaran

Dengan rencana pemasaran yang jelas, saatnya melaksanakan strategi Anda. Ini melibatkan eksekusi rencana pemasaran, pembuatan konten dan visual yang menarik, pemanfaatan platform media sosial, optimasi situs web untuk mesin pencari, dan penerapan kampanye iklan berbayar.


Konten dan Visual yang Menarik

Membuat konten dan visual yang menarik sangat penting untuk menarik perhatian audiens dan menyampaikan pesan merek Anda. Kembangkan strategi konten yang selaras dengan cerita merek Anda dan minat audiens target. Ini bisa berupa posting blog, video, infografis, dan jenis konten lainnya yang melibatkan dan mendidik pelanggan Anda.


Pemanfaatan Media Sosial

Pemanfaatan platform media sosial adalah cara ampuh untuk menjangkau dan melibatkan audiens target. Identifikasi platform yang paling sering digunakan oleh audiens Anda dan kembangkan strategi media sosial yang mencakup posting reguler, keterlibatan komunitas, dan iklan tertarget. Gunakan analitik media sosial untuk mengukur efektivitas upaya Anda dan membuat keputusan berdasarkan data.


Optimasi Situs Web

Mengoptimalkan situs web Anda untuk mesin pencari sangat penting untuk meningkatkan lalu lintas organik dan visibilitas online. Lakukan riset kata kunci untuk mengidentifikasi istilah pencarian yang relevan yang digunakan oleh audiens target Anda. Masukkan kata kunci ini ke dalam konten situs web, tag meta, dan URL untuk meningkatkan peringkat mesin pencari Anda.


Kampanye Iklan Berbayar

Penerapan kampanye iklan berbayar dapat membantu mempercepat upaya pemasaran Anda dan menjangkau audiens yang lebih luas. Platform seperti Google Ads dan iklan media sosial menawarkan opsi penargetan yang memungkinkan Anda menjangkau demografi, minat, dan perilaku tertentu. Tetapkan tujuan yang jelas untuk kampanye iklan Anda dan pantau kinerjanya secara teratur untuk mengoptimalkan ROI.


Monitoring dan Analisis Upaya Pemasaran

Untuk memastikan efektivitas strategi pemasaran Anda, penting untuk memantau dan menganalisis upaya pemasaran. Ini melibatkan pelacakan indikator kinerja utama (KPI), menggunakan alat analitik untuk mengukur efektivitas pemasaran, dan membuat keputusan berdasarkan data untuk perbaikan berkelanjutan.


Pelacakan KPI

Identifikasi KPI yang paling relevan dengan tujuan pemasaran Anda dan lacak secara teratur. Ini bisa termasuk metrik seperti lalu lintas situs web, tingkat konversi, keterlibatan media sosial, biaya akuisisi pelanggan, dan nilai seumur hidup pelanggan. Dengan memantau metrik ini, Anda dapat mengidentifikasi tren, mendeteksi area yang perlu ditingkatkan, dan membuat keputusan yang tepat untuk mengoptimalkan upaya pemasaran Anda.


Penggunaan Alat Analitik

Gunakan alat analitik untuk mengukur dampak dari aktivitas dan kampanye pemasaran Anda. Alat seperti Google Analytics memberikan wawasan berharga tentang lalu lintas situs web, perilaku pengguna, dan tingkat konversi. Platform analitik media sosial menawarkan data tentang keterlibatan, jangkauan, dan demografi audiens. Dengan menganalisis data ini, Anda dapat mengidentifikasi apa yang berjalan baik dan apa yang perlu disesuaikan dalam strategi pemasaran Anda.


Evaluasi dan Penyesuaian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang sukses tidak bersifat tetap tetapi berkembang seiring dengan dinamika pasar yang berubah. Evaluasi dan penyesuaian strategi pemasaran Anda secara teratur sangat penting untuk tetap relevan dan memaksimalkan upaya pemasaran Anda.


Evaluasi Kinerja

Lakukan evaluasi kinerja secara berkala untuk menilai keberhasilan kampanye dan aktivitas pemasaran Anda. Analisis data yang dikumpulkan dari KPI dan alat analitik untuk menentukan strategi mana yang memberikan hasil terbaik. Identifikasi area yang perlu ditingkatkan dan peluang potensial untuk pertumbuhan.


Penyesuaian Strategi

Lakukan penyesuaian dan penyempurnaan yang diperlukan berdasarkan evaluasi Anda. Sesuaikan pesan, penargetan, dan taktik Anda agar lebih sesuai dengan audiens target. Gabungkan pelajaran yang didapat dari kampanye sebelumnya untuk mengoptimalkan upaya di masa depan.


Pembaruan Strategi Berkala

Kunjungi kembali dan perbarui strategi pemasaran Anda secara berkala untuk memastikan keselarasan dengan tujuan bisnis dan perubahan pasar. Seiring dengan evolusi teknologi dan perilaku konsumen, penting untuk tetap mengikuti tren pemasaran dan teknologi yang muncul. Terus tingkatkan strategi pemasaran Anda untuk memanfaatkan peluang baru dan tetap di depan kompetisi.


Kesimpulan

Menciptakan strategi pemasaran adalah proses vital yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang pasar, perencanaan yang cermat, dan evaluasi yang berkelanjutan. Dengan memahami audiens target Anda, mengembangkan rencana pemasaran yang komprehensif, menerapkan taktik pemasaran yang efektif, dan secara rutin mengevaluasi serta menyesuaikan strategi Anda, Anda dapat membangun kehadiran pemasaran yang kuat dan sukses untuk bisnis Anda. Ambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menciptakan strategi pemasaran yang terencana dengan baik dan posisikan bisnis Anda untuk pertumbuhan dan kesuksesan.


Sumber :

https://expert360.com/articles/how-to-create-a-marketing-strategy

Monday, September 28, 2020

Ray Kroc, sang Pendiri McDonald

Kisah Sukses Pendiri McDonald, Restoran Burger Amerika Terbesar di Dunia

Siapa yang tidak pernah mendengar McDonald? Restoran waralaba dengan ikon huruf M melengkung atau sering disebut dengan golden arches dengan paduan warna merah dan kuning ini sudah dikenal secara global oleh masyarakat di seluruh dunia.

Sebagai rangkaian restoran cepat saji terbesar di dunia, diperkirakan ada lebih dari 36.000 cabang McDonald di seluruh dunia dengan penghasilan US $75 juta dari 68 juta pengunjung dalam sehari. Bahkan ada satu cabang restoran yang dibuka setiap 14,5 jam. Pencapaian menakjubkan ini membuat McDonald menjadi waralaba paling menguntungkan di dunia.

Namun, siapakah orang yang berada dibalik semua ini? Berikut adalah kisah sukses pendiri McDonald, Ray Kroc wirausahawan asal Amerika yang berhasil mengembangkan rangkaian restoran cepat saji ini ke seluruh dunia.


Kisah Sukses Pendiri McDonald

Ray Kroc adalah pengusaha yang lahir tahun 1902 di Oak Park, Illinois. Ia sempat menjadi penjual gelas kertas dan mesin milkshake di awal kariernya. Hidupnya mulai berubah saat ia menemukan restoran milik Dick dan Mac McDonald yang menjual hamburger yang populer di California pada tahun 1955.

Ia membeli perusahaan dan restorannya pada tahun 1961 yang membangun McDonald menjadi restoran waralaba terbesar. Garis besar kisah sukses pendiri McDonald ini dapat dibaca pada beberapa bagian berikut.


Awal kehidupan dan karir

Raymond Albert Kroc lahir pada 5 Oktober 1992 di Oak Park, Illinois dari dua orang tua yang berdarah Ceko. Ia sempat belajar piano saat masih kecil. Naluri bisnisnya yang kuat berkembang melalui usaha awalnya saat bekerja kios yang menjual minuman limun dan air mancur soda di Amerika.

Ia juga sempat berpartisipasi dalam Perang Dunia pertama sebagai pengemudi ambulans Palang Merah. Batas minimal umur sukarelawan membuatnya berbohong tentang usia aslinya, yaitu 15 tahun. Di sinilah ia mulai bertemu dengan orang-orang yang nantinya akan dikenal di seluruh dunia seperti Walt Disney, yang mempertahankan hubungan profesional dengan Kroc semasa hidupnya.

Ia juga bertemu dengan Ernest Hemingway yang juga berasal Oak Park, dan juga menghabiskan waktu mengabdi sebagai pengemudi ambulans selama Perang Dunia pertama.

Setelah perang berakhir, ia mencoba sejumlah pilihan karier. Di antaranya pianis, sutradara musikal, dan agen perumahan. Setelah menjelajah, ia menetapkan kariernya dengan stabil sebagai seorang salesman di Perusahan Lily-Tulip Cup, sampai akhirnya ia naik pangkat menjadi seorang manajer penjualan di Midwestern.

Bisnis Kroc mengantarkannya pada koneksi dengan pemilik toko es krim Earl Prince, yang pada saat itu menemukan mesin yang mampu menghasilkan lima gelas milkshake secara bersamaan.

Pada awal 1940-an, Kroc meninggalkan perusahaan Lily-Tulip Cup dan berfokus pada penjualan “multi-mixer” ini ke seluruh Amerika.


Keberhasilan McDonald

Kisah sukses pendiri McDonald dimulai pada tahun 1954, saat Kroc pergi ke San Bernardino, Californa, untuk menjual beberapa unit multi-mixer pada Dick dan Mac McDonald bersaudara.

Ia terkesan dengan efisiensi restoran yang beroperasi dengan sederhana. Pelanggan dilayani dengan cepat dengan menu-menu sederhana seperti hamburger, kentang goreng, dan milkshake.

Kroc lalu menyadari potensi besar restoran cepat saji tersebut. Ia menawarkan untuk bekerja sebagai seorang agen. Kroc mendirikan McDonald’s System, Inc. (kemudian dikenal sebagai McDonald’s Corporation), dan membuka cabang restoran pertamanya di Des Plaines, Illinois pada tahun 1955.

Tepat empat tahun berikutnya, pada tahun 1959, jumlah cabang restoran McDonald telah mencapai 100 buah. Namun, Kroc masih belum dapat menuai untung besar dari usaha ini.

Harry J. Sonneborn, yang pada saat itu merupakan Presiden pertama McDonald’s Corporation, menyarankan untuk membuat sistem di mana perusahaan dapat membeli atau menyewa lahan untuk membuka cabang baru.

Kroc kemudian mengikuti saran tersebut. Dengan pinjaman US $27 juta yang didapatkan Sonneborn, Kroc membeli perusahaan McDonald dari dua bersaudara secara langsung pada tahun 1961.

Di bawah kepemilikan Kroc, McDonald dijalankan dengan beberapa elemen-elemen kreatif baru sambil tetap mempertahankan karakter aslinya. Sistem ‘streamline’ yang diciptakan dan digunakan oleh Mc-Donald bersaudara sejak tahun 1940-an untuk menyiapkan hamburger bagi pelanggan masih tetap digunakan.

Ia berusaha untuk menghemat biaya operasi di setiap cabang restoran. Pemilik tiap waralaba yang dipilih berdasarkan track karier dan ambisi mereka, menjalani kursus dan pelatihan khusus di “Hamburger University” di Elk Grove, Illinois. Para pemilik tersebut kemudian akan mendapatkan sertifikat bertuliskan “hamburgerology with a minor in french fries“.

Kroc memutuskan untuk berfokus pada pertumbuhan restoran di daerah pinggir kota, untuk menargetkan pangsa pasar baru dengan makanan yang familiar dan harga yang murah.


Dapur McDonald

Beberapa orang mengkritisi kandungan gizi dalam menu McDonald, perlakuan terhadap pekerja di bawah umur, dan reputasi Kroc atas sistem transaksi bisnis yang tidak bisa dibilang baik.

Namun, tidak bisa dibantah bahwa strategi yang ia ciptakan sangat menguntungkan secara keuangan. Ia memiliki pedoman yang ketat tentang persiapan penjualan, ukuran porsi makanan, metode memasak dan mengemas, untuk memastikan standar menu McDonald terlihat dan terasa seragam di seluruh cabang waralaba. Inovasi-inovasi seperti ini juga berkontribusi pada kesuksesan McDonald di seluruh dunia.

Kroc menurunkan posisinya sendiri menjadi jajaran ketua senior pada tahun 1977, yang bertahan hingga sisa hidupnya. Ia wafat pada tanggal 14 Januari 1984, karena penyakit gagal jantung di di Scripps Memorial Hospital di San Diego, California.

Kisah sukses pendiri McDonald ini ditutup saat McDonald telah menjadi restoran dengan 7.500 cabang di lebih dari tiga puluh negara dengan nilai ekonomi sebesar US $8 milyar. Kekayaan pribadi Kroc saat meninggal diperkirakan mencapai US $500 juta.


Sumber :

https://www.koalahero.com/biografi/pendiri-mcdonald/

Wednesday, June 24, 2020

Colin Huang dan Pinduoduo (PDD)


Anak Muda Salip Jack Ma Jadi Orang Terkaya China Berkat Ini

Colin Huang, pria berusia 40 tahun kini jadi orang terkaya di China. Berkat perusahaannya Pinduoduo dia menyalip Jack Ma, yang sebelumnya langganan jadi orang paling tajir di Negeri Tirai Bambu

Menarik untuk mengetahui, apa itu Pinduoduo dan bagaimana cara Huang mendapatkan kekayaan hingga US$ 87,58 miliar atau setara Rp 1.226 triliun (kurs: Rp 14.000/dolar AS)?

Dikutip dari CNBC, Selasa (23/6/2020), Pinduoduo atau yang biasa disingkat PDD adalah salah satu perusahaan e-commerce terbesar di China. PDD bersaing ketat dengan JD dan Alibaba, perusahaan yang didirikan Jack Ma.

Diketahui, jajaran orang terkaya di China banyak yang meraup harta dari perusahaan teknologi yang kian berkembang.

Pada 2019, PDD menyatakan bahwa mereka memiliki 588,2 juta pengguna aktif pada 2019. Setidaknya paling sedikit mereka melakukan 1 transaksi per tahun. Sementara JD.com memiliki 362 juta pada periode yang sama dan Alibaba sebanyak 711 juta.

Perkembangan pengguna aktif PDD juga karena kemudahan mengakses lewat aplikasi berbagai pesan buatan Tencent, yaitu WeChat yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna bulanan. WeChat adalah aplikasi yang bisa digunakan orang untuk melakukan pembayaran dan transaksi. Jadi pembeli bisa mengakses PDD dan langsung membayarnya di aplikasi WeChat tersebut.

Dalam hal pangsa pasar, menurut riset yang dirilis eMarketer pada Juli 2019, PDD menduduki urutan ketiga di bawah Alibaba dan JD.com. PDD banyak digunakan oleh masyarakat di kota-kota kecil di China sementara dua aplikasi pesaingnya itu mendominasi kota-kota besar.

Karena terus berkembang, PDD akhirnya bisa melantai di bursa. Dia mencatatkan sahamnya di Nasdaq pada 2018.

Perusahaanya juga mendapatkan pendanaan dari investor seperti Tencent, Sequoia China Neil Shen. Kenaikan saham Pinduoduo yang signifikan juga mendorong co-founder Gaorong, Zhang Zhen dan Gao Xiang menjadi member Midas tahun ini.


Sumber :
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5064551/anak-muda-salip-jack-ma-jadi-orang-terkaya-china-berkat-ini

Sunday, February 17, 2019

Tips Pemasaran Usaha Kecil

Tips Pemasaran Mudah Ini Bantu Kamu yang Punya Usaha Kecil

Semua orang pasti memiliki keinginan menjalankan usahanya sendiri, entah skala besar atau besar. Ketika membuka sebuah usaha, kamu juga harus menyesuaikan dengan bujet yang dimiliki. Kalau hanya pas-pasan, kamu bisa kok membuka usaha modal kecil.

Banyak usaha yang bisa dijalankan dengan modal kecil. Caranya, dengan memanfaatkan teknologi internet.

Teknik pemasarannya pun dioptimalkan melalui media sosial. Jadi, kamu gak perlu deh membuka toko fisik untuk menjual produkmu, lebih irit kan!

Meski membuka usaha modal kecil, kamu pasti mau dong usahamu berkembang jadi besar. Berikut, tips-tips atau teknik marketing simpel yang bisa kamu lakukan untuk mengembangkan sayap usahamu seperti dikutip dari business.com:

1. Mengembangkan merek
Kamu harus mulai mengembangkan brand kamu, meskipun usahamu hanya kecil-kecilan saja. Misalnya perkenalkan identitas brand ke calon pembeli melalui Instagram atau Facebook.

Itu harus mengandung informasi terkait apa yang kamu jual, siapa kamu, apa tujuan usahamu, dan seperti apa persaingan bisnis kamu saat ini. Tunjukkan saja kelebihan-kelebihan yang ada di usahamu secara jujur.

Kamu juga perlu membuat sesuatu yang unik dan beda dari usaha-usaha sejenismu. Itu bertujuan untuk menarik calon pembeli, dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Pasalnya, merek tidak hanya soal logo dan tagline.


2. Membuat logo
Ketika brand kamu bagus, ada baiknya dibarengi dengan pembuatan logo usaha kamu yang bagus juga.

Pasalnya, bagaimanapun juga logo tersebut sangat menempel dengan identitas bisnis. Logo yang kamu buat harus menarik, dan mengandung makna filosofi yang bisa mewakili usahamu.

Kalau perlu, minta bantuan jasa desain freelancer yang paham soal logo. Minta mereka membuatkan lambang yang khas dengan warna menarik perhatian. Dijamin deh dengan logo, usaha modal kecil milikmu bisa menarik perhatian calon pembeli.

Coba saja perhatikan logo brand Apple, mereka simple dengan gambar apel tergigit, tapi memiliki brand value yang tinggi.


3. Membuat konten blog yang menarik
Kekuatan usaha modal kecil salah satunya ada di internet. Kamu bisa meningkatkan kepekaan orang-orang tentang usahamu sekaligus ajang promosi.

Salah satunya, menulis blog di situs-situs komunitas secara menarik dan kemudian menautkan dengan link usaha kamu.

Kalau di Indonesia, kamu bisa menulis di Kaskus dengan menuliskan sebuah thread menarik yang berhubungan dengan usaha yang tengah kamu jalani. Ini mungkin bisa jadi teknik pemasaran paling murah dan efektif.


4. Manfaatkan Facebook Ads
Untuk mengembangkan pasar usahamu, media sosial menjadi wadah yang paling efektif. Salah satunya, Facebook.

Pengguna Facebook di Indonesia, seperti dikutip dari kompas.com, saat ini telah mencapai 150 juta orang. Kamu bisa membuat akun untuk usaha kecilmu di Facebook. Dengan begitu, kamu bisa memamerkan produk-produk yang diperdagangkan di sana.

Nah, agar halaman usahamu mendapatkan banyak sorotan dari pengguna Facebook, gak ada salahnya menggunakan Facebook Ads.

Facebook Ads ini memungkinkan profil usahamu terpampang di halaman akun pengguna lainnya. Jadi kesempatan untuk mendapatkan pelanggan jadi lebih besar, sekaligus sarana promosi.

Tapi, kamu kudu bayar. Biayanya disesuaikan dengan jumlah klik dan jumlah pageview, jadi gak menentu deh!


5. Melakukan riset pasar
Kalau mau usahamu sukses, kamu harus rajin juga melakukan riset kecil-kecilan tentang pasar. Karena sejatinya tren pasar saat ini bisa berubah-ubah.

Tujuannya untuk memahami kepuasan pelanggan terhadap produkmu. Selain itu, kamu juga jadi punya bekal untuk menentukan kemana arah usahamu nantinya.

Setelah kamu mengetahui tren pasar, akan lebih mudah untuk menentukan strategi dan konten marketing ke depannya agar tetap bisa berkompetisi dengan usaha sejenis lainnya.


6. Menggaet pelanggan setia di media sosial
Gak cuma dari Facebook, kalau mau usahamu semakin mantap, manfaatkan segala platform media sosial. Ada banyak yang bisa kamu gunakan sebagai sarana promosi, dari Instagram hingga YouTube.

Tapi yang paling efektif saat ini sepertinya Instagram. Dengan platorm ini, anda dapat lebih mudah memamerkan produk-produk anda layaknya etalase foto.

Jadi, buat pelanggan juga gak bingung deh melihatnya. Sertakan caption dan informasi produk yang menarik serta jelas, biar pelanggan gak tanya dua kali.

Sarana ini terbukti sebagai sarana pemasaran paling efektif dan murah untuk usaha modal kecil. Kalau mau lebih mantap lagi, kamu bisa menggunakan Instagram Ads, biar produkmu nongol di feed pengguna lainnya, tapi berbayar.


7. Evaluasi
Jangan lupa, evaluasi itu juga menjadi salah satu teknik pemasaran ya. Kamu harus melakukan evaluasi rutin terhadap penjualan produk usahamu. Perhatikan apakah ada penurunan atau peningkatan.

Jika terjadi penurunan, maka kamu bisa mencari cara baru sebagai strategi pemasaranmu. Semuanya harus dilakukan secara rutin, misalnya penjualan selama sebulan, hal ini agar menjaga bisnis kamu sesuai dengan yang kamu harapkan.

Itu tadi tips pemasaran simpel yang bisa kamu terapkan saat menjalankan usaha modal kecil.

Karena mau apapun produk yang kamu miliki, penjualannya akan sangat bergantung pada cara kamu memasarkannya. Kalau memasarkannya ke tempat dan sasaran yang salah, ya otomatis gak laku.


Sumber :
https://www.moneysmart.id/usaha-modal-kecil-dan-tips-pemasaran-yang-bisa-dilakukan/?utm_source=facebook&utm_medium=fp&utm_campaign=mon_testing&fbclid=IwAR2S4ltLsSQuJ9H8mKEEx2mgRIaDNs-uYR4zR3-d4e6Gqbi1Zxa5OVn2YOA

Thursday, September 20, 2018

Strategi Pebisnis ala Sun Tzu Art of War

Strategi Paling Ampuh untuk Para Pebisnis Menang Persaingan Dari Sun Tzu Art of War, Filsuf Tiongkok

Apa strategi paling ampuh agar menang persaingan dari Sun Tzu Art of War? Gaya kepemimpinan ini memang sudah sangat tua umurnya, namun teruji waktu dan seringkali mendasari berbagai pemikiran tentang kepemimpinan.

Inilah gaya kepemimpinan seorang penasihat kerajaan ternama di zamannya bernama Sun Tzu yang dikenal sebagai The Art of War. Praktikkan setiap gaya kepemimpinannya untuk memenangi persaingan bisnis yang semakin sengit.

Senjata Ampuh Tercipta Berabad-abad Lalu

Senjata terkenal sejak zaman dahulu kala bukanlah terletak pada senjata yang digunakan atau seberapa besar armada perang dan prajurit bahkan kekuatan dari pemegang senjata. Strategi adalah senjata terampuh yang sudah diperkenalkan sejak 500 tahun sebelum masehi oleh seorang filsuf praktis asal Tiongkok bernama Sun Tzu.

Seni berperang yang ia tuliskan dalam bilah-bilah bambu sudah diakui oleh dunia internasional sebagai sebuah resep yang handal untuk meraih sebuah kemenangan. Banyak pemimpin dan raja-raja zaman terdahulu yang sudah mengadopsi cara berpikir dan setiap strategi ampuh dari Sun Tzu untuk memenangkan setiap pertempuran.

Strategi Sun Tzu digunakan oleh Genghis Khan di abad ke-13 dalam menaklukkan wilayah kekuasaannya mulai dari Mongol, China, Siberia hingga mendekati Eropa.

Napoleon di masa muda membaca dan mempelajari buku itu dari para rahib Jesuit yang menterjemahkannya dari bahasa China di tahun 1782.

Cara berpikir dan bertindak Mao Tse Tung juga sangat dipengaruhi strategi Sun Tzu, seperti terlihat dalam buku Merah Mao.

Hitler juga mempelajari strategi Sun Tzu, dan menggunakannya saat merebut Polandia dalam operasi ‘Blitzkrieg’ yang berlangsung 2 minggu.

Di tahun 1991, dalam operasi Desert Storm dan Desert Shield di kawasan Teluk, setiap anggota Marinir Amerika memiliki dan mempelajari buku strategi perang Sun Tzu. Strategi itu terbukti tetap relevan walau telah melewati rentang waktu ribuan tahun.

Mari kita simak Strategi Sun Tzu, The Art of War

Seni tertinggi perang adalah untuk menaklukkan musuh tanpa pertempuran.
Tampak lemah ketika Anda kuat dan kuat ketika Anda lemah.
Jika Anda tahu musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda mengenal diri sendiri, tapi bukan mengenal musuh, untuk setiap kemenangan yang diperoleh, Anda pun akan menderita kekalahan. Jika Anda tidak tahu akan musuh maupun diri sendiri, Anda akan menyerah dalam setiap pertempuran.
Keunggulan terbesar terdiri dari memecah perlawanan musuh tanpa pertempuran.
Semua perang didasarkan pada tipu daya.
Biarkan rencana Anda menjadi gelap dan tak tertembus bagaikan malam, dan ketika Anda bergerak, bergeraklah layaknya petir menyambar.
Usahakah memiliki teman dekat, begitu juga musuh Anda tetap di dekat Anda.
Seorang pemimpin memimpin dengan contoh, bukan dengan kekuatan.
Untuk mengetahui Musuh Anda, Anda harus menjadi musuh Anda sendiri.
Bisakah Anda bayangkan apa yang akan saya lakukan jika saya bisa melakukan semua yang saya bisa?
Peluang akan berkembang biak saat peluang tersebut direbut.
Bahkan pedang terbaik jatuh ke air garam, pada akhirnya akan berkarat.

Ada lima hal penting untuk kemenangan:
Sang pemenang tahu kapan harus melawan dan kapan tidak melawan.
Sang pemenang tahu bagaimana menangani keduanya kekuatan superior dan inferior.
Sang pemenang adalah mereka yang memiliki tentara dengan semangat yang sama di seluruh jajarannya.
Sang pemenang adalah mereka yang mempersiapkan dirinya sambil menunggu keadaan dimana musuh tidak siap.
Sang pemenang adalah mereka yang memiliki kapasitas militer dan tidak diganggu oleh penguasa.

Strategi tanpa taktik adalah rute paling lambat menuju kemenangan. Taktik tanpa strategi adalah suara sebelum kekalahan.
Libatkan orang dengan apa yang mereka harapkan; Itulah yang bisa mereka lihat dan diproyeksikan dalam pikiran mereka. Pikiran tersebut mengendap dan memenuhi pikiran mereka.
Bila musuh terlihat kuat, hindari mereka. Jika mereka memiliki semangat tinggi, tekan mereka. Perlihatkan diri Anda dengan rendah hati agar mereka merasa berbangga diri. Jika mereka bersatu, pisahkan mereka. Serang kelemahan mereka. Kejutkan mereka dengan kemunculan Anda.
Kenali diri sendiri dan Anda akan memenangkan semua pertempuran.

Ketika musuh sedang bersantai, buatlah mereka bekerja keras. Ketika mereka merasa kenyang, buatlah mereka kelaparan. Bila mereka sedang tenang, buatlah mereka bergerak.
Bergerak cepat seperti angin dan berkamuflase seperti pohon. Menyerang seperti api dan tetap teguh seperti gunung.
Semua perang didasarkan pada tipu daya. Oleh karena itu, ketika mampu menyerang, kita harus tampak tidak mampu ketika menggunakan kekuatan kita. Kita harus tampak tidak aktif. Ketika kita dekat, kita harus membuat musuh percaya bahwa kita jauh, ketika kita masih jauh, kita harus membuat musuh percaya bahwa kita dekat.
Tidak ada negara yang memperoleh manfaat dari perang yang berkepanjangan.
Membangun jembatan emas untuk mundur bagi lawan Anda.
Anda harus percaya pada diri sendiri.
Jika musuh Anda aman di semua titik, bersiaplah untuknya. Jika dia memiliki kekuatan yang superior, hindarilah dia. Jika lawan Anda temperamental, usahakan mengiritasi dia. Berpura-pura terlihat lemah untuk membuat mereka berbangga hati. Jika musuh merasa nyaman, jangan beri dia waktu untuk istirahat. Jika pasukannya bersatu, pisahkan mereka. Jika mereka tunduk pada suatu kedaulatan, buatlah mereka agar terbagi. Serang pada titik ketidaksiapan mereka dan muncul di tempat yang tidak terduga.
Jadilah sangat halus bahkan sampai tak berbentuk. Jadilah sangat misterius bahkan sampai tidak terdengar sedikitpun. Dengan demikian Anda bisa menentukan nasib lawan.
 Kemenangan terbesar terjadi ketika kita tidak melakukan pertempuran.
Bila Anda mengelilingi tentara, buatlah sebuah jalan keluar bagi mereka. Jangan menekan musuh terlalu keras dan membuat mereka putus asa.
Semua peperangan didasarkan pada penipuan.
Perlakukan orang-orang Anda seperti anak-anak Anda yang terkasih. Dan mereka akan mengikuti Anda ke lembah terdalam.


Sumber :
https://www.finansialku.com/sun-tzu-art-of-war/

Wednesday, September 5, 2018

Menyusun Strategi Pemasaran


Bagaimana Menyusun Strategi pemasaran?

Apakah Anda sedang belajar menulis/menyusun strategi pemasaran? Bisnis membutuhkan strategi pemasaran yang cerdas untuk semua fase pertumbuhan.

Ikuti langkah-langkah berikut dalam menuliskan strategi pemasaran untuk memposisikan bisnis Anda menuju kesuksesan.

Mengidentifikasi dan mempelajari lebih lanjut tentang audiens yang menjadi target Anda. 
Tugaskan tim marketing Anda untuk menuliskan rincian tentang target audiens Anda secara detail untuk menentukan kebutuhan mereka, dan jika mereka membeli produk atau jasa Anda, apa alas an mereka apakah karena emosional atau fungsional.

Tentukan apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana produk atau jasa Anda. 
Dapatkan gambaran yang jelas tentang mengapa target pelanggan membeli produk Anda. Jika Anda tidak memiliki data pelanggan, lakukan riset dalam persaingan industry anda untuk membuat kesimpulan.

Lihatlah pesaing Anda. 
Cari tahu apa keunikan produk atau jasa yang mereka tawarkan. Lakukanlah riset ke target audiens dan industry untuk mendapatkan sebuah pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan masalah mereka.

Kembangkan Unique Selling Proposition Anda. 
Buatlah daftar lengkap dari manfaat produk atau layanan yang akan Anda tawarkan. Kemudian tentukan elemen yang membuat bisnis Anda unik. Carilah atau buat perbedaan yang menarik dari daftar ini yang akan membedakan penawaran Anda dari pesaing dalam pikiran audiens target Anda. Misalnya, misalnya anda memiliki barang langka, lebih banyak pilihan, kualitas yang lebih tinggi, atau perputaran yang cepat.

Pertimbangkan metode pemasaran yang potensial. 
Ada banyak cara untuk memasarkan bisnis Anda, baik yang gratis ada juga yang berbayar. Masukkan semua cara yang mungkin dari pemasaran. Misalnya, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan siaran pers, iklan baris, radio, artikel pemasaran, blogging, billboard, dan alat pemasaran lainnya.

Pilih satu atau lebih metode pemasaran berdasarkan efektivitas dan anggaran Anda. 
Beberapa cara pemasaran akan lebih sesuai dengan bisnis Anda tergantung dengan produk atau layanan dan Anggaran Anda.

Tuliskan ringkasan strategi pemasaran dalam beberapa kalimat dengan menggunakan riset pemasaran Anda dan secara jelas menjawab pertanyaan siapa, apa, mengapa, di mana, dan bagaimana dalam beberapa alinea.

Jalankan strategi pemasaran Anda dengan komunikasi dan tujuan yang jelas.
Lacak dan ujilah efektivitas kampanye pemasaran Anda untuk dapat meningkatkan atau menghentikan kampanye berdasarkan kinerja. Jika diperlukan, Anda bias merevisi strategi pemasaran Anda sesekali atau sesuai kebutuhan.

Sangatlah penting memahami target audiens Anda secara keseluruhan. Juga sangat penting untuk melacak semua kampanye pemasaran Anda untuk efektivitas.

Anda harus dapat mengoptimalkan semua iklan dengan kinerja maksimal di lokasi terbaik. Bersikaplah realistis terhadap strategi pemasaran Anda dengan mempertimbangkan tujuan bisnis, dan sumber daya Anda.


Sumber :
https://marketing.co.id/bagaimana-menyusun-strategi-pemasaran/

Contoh Iklan Online sebagai Soft Selling


Iklan Online dan Softselling
Kamu pasti butuh contoh menulis iklan online dan soft selling alias yang enggak kelihatan jualan, kan? Baik online shop yang menjual produk, atau freelancer yang menawarkan jasa seperti profesi penulis, dll.

Nah, kamu tinggal tiru dan modifikasi contoh-contoh di bawah ini, terus posting di status facebook, fanpage, instagram, atau blog. Berikut ini pengalaman sebagai copywriter.

Satu. 
Menulis tips seputar bidang yang digeluti. Misalnya, kamu jualan buku seputar keuangan. Nah, buat tulisan tentang tips di dunia keuangan saja, seperti tips mengelola uang belanja, tips mencatat keuangan bisnis, tips memilih tabungan jangka panjang, tips jadi orang pelit tapi mengaku irit, ups.

Dua. 
Kasih edukasi ke followers soal pentingnya membeli produk atau menggunakan jasa kamu. Sebelum membuat tulisan iklan, kira-kira pakai sudut pandang apa agar pembaca merasa yakin kalau harus pakai produk/jasa kamu. Misalnya, kamu ingin menawarkan jasa sebagai penulis iklan di media sosial atau copywriter, maka bisa menulis mengapa semua perusahaan kini wajib memiliki copywriter.

Dewasa ini, hampir semua perusahaan memiliki media sosial. Sayangnya, media sosial hanya seperti pajangan produk saja. Maka, profesi copywriter bisa membantu Anda menuliskan naskah iklan soft selling di media sosial. Setidaknya, Anda akan mendapatkan tiga manfaat dari seorang copywriter.

1. Copywriter akan menuliskan status promosi di fanpage. 
Sekilas, tulisan tersebut memang biasa, tetapi mengandung unsur ajakan agar followers suka kepada produk Anda. Dengan membaca tulisan iklan tadi, followers jadi tahu kalau perusahaan Anda menjual berbagai produk. Selanjutnya, mereka akan tertarik dan membeli produknya.

2. Media sosial bisa menjadi alat branding.
Copywriter akan membuat tulisan secara berkala. Misalnya, rutin membuat dua posting dalam sehari. Maka, perlahan-lahan akan membuat followers tahu branding perusahaan Anda. Contohnya, copywriter kerap menulis soal fashion, maka follower akan menilai perusahaan Anda identik dengan dunia fashion.

3. Bisnis Anda terkesan profesional
Jika memiliki copywriter, maka tidak hanya rutin up date, tetapi juga menambah penilaian followers. Mereka akan lebih menilai produk Anda lebih terpercaya jika dilihat dari isi postingan yang rutin dan tertata. Secara tidak langsung, itu menunjukkan kalau perusahaan Anda profesional.

Tiga. 
Kaitkan hal yang tengah booming dengan produk/jasa. Misalnya, kamu punya toko buku online dan sebentar lagi bertepatan dengan hari buku nasional. Nah, kamu bisa memanfaatkan momen tadi. Eit, contoh iklan di bawah ini tidak berlaku buat kamu yang jualan buku tabungan, buku diary, atau buku kredit.

1. Menulis resensi buku. 
Selama seminggu sebelum dan sesudah hari buku, kamu bisa menulis review buku di blog. Postingan itu bisa jadi referensi viewers blog kamu dalam memilih buku bacaan nantinya.

2. Posting foto cover buku-buku favorit di media sosial. 
Tujuannya itu secara tidak langsung mengajak followers kamu mau membaca buku.

3. Sumbang buku ke perpustakaan, atau taman baca, dll. 
Pokoknya kasih buku gratis di tempat yang menerima buku-buku.


Empat. 
Buat cerita mengenai aktivitas kamu hari ini terus selipkan nama produk/jasanya. Pembaca bisa jadi tidak sadar kalau itu tulisan promosi. Tapi setidaknya mereka sudah tahu soal produk/jasanya. Untuk bentuk artikel yang seperti ini memang lebih ke brand awareness, tapi tidak menutup kemungkinan juga membuat pembaca tertarik dan menjadi konsumen nantinya.

Kekuatan iklan online tidak hanya berupa tulisan, ada baiknya upload juga foto/grafis/gambar/dll yang berkaitan dengan isi naskah.


Sumber :
https://www.wurinugraeni.com/2016/09/contoh-iklan-online-dan-softselling.html

Soft Selling vs Hard Selling

Seperti apa tehnik berjualan online yang ampuh? Apa itu soft dan hard selling? Simak ulasannya di sini!

Berjualan online harus ada tehniknya, dalam dunia marketing terdapat dua tehnik promosi yang terkenal yang disebut sebagai Soft Selling dan Hard Selling. Tehnik ini berlaku untuk semua media seperti  tv, radio, koran, majalah, reklame papan iklan dan lain-lain.

Apa itu Hard Selling dan Soft Selling?
Hard Selling adalah tehnik promosi yang dilakukan secara langsung tanpa pendekatan dan to the point, istilah hits-nya ‘take it or leave it’, promosi yang memaksa, pilihannya hanya dua ‘beli atau gak beli’. 
Kebalikannya, Soft Selling adalah tehnik promosi yang dilakukan secara halus dengan kata lain tehnik marketing yang tidak disampaikan promosi secara langsung. Istilah hits-nya, pendekatan terlebih dahulu untuk bisa memupuk kepercayaan konsumen.  Tujuan soft selling adalah  menjalin hubungan nyaman dengan konsumen yang diarahkan kelak kepada penjualan.

Berlakukah sebagai tehnik berjualan online?
Jawabannya ya.  Keduanya justru diperlukan untuk promosi untuk berjualan online. Menurut Joko Susilo, pakar SEO dan internet marketer, keduanya dapat dikolaborasikan asal tepat karena keduanya memiliki peranan penting dalam berjualan online.

Soft selling dibutuhkan untuk menghimpun komunitas atau memupuk hubungan baik dengan follower, Anda bisa membuat posting yang menarik hati follower Anda, terlebih jika toko online anda terbilang baru. Tehnik soft selling sangat diperlukan pasalnya Anda harus memberi kesan dan membangun kepercayaan dari follower dan publik.

Apa yang terjadi  jika tehnik soft selling berhasil dilakukan?
Traffic pengunjung situs atau akun media social Anda akan tinggi. Saat itulah tehnik Hard Selling akan mudah dilakukan.

Bagaimana cara membuat  promosi ala soft selling?
Soft selling bisa dilakukan pada tool apapun, baik blog atau media social. Mengingat beragam mesia social maka beragam juga cara promosi dengan tehnik soft selling sesuai karakteristik media social itu sendiri.

Soft Selling untuk Brand Personal dalam tehnik berjualan online?
Kita bisa membuat berbagai konten posting yang beragam seperti tips, quote, quiz, atau infomasi menarik  atau bahasan tertentu yang berkaitan dengan brand Anda. Tujuannya menggaet follower dan memupuk kesan serta kepercayaan customer terhadap brand anda. Itu semua termasuk tehnik soft selling, prosesnya berlangsung lama dan continues.

Soft selling  dipercaya akan  membuat brand anda bertumbuh secara alami dan tidak memaksa. 
Berbeda dengan hard selling, justru jika dilakukan untuk personal brand, dilakukan promosi terus menerus  maka yang terjadi  customer  akan hilang meninggalkan anda.

Demikian ulasan menarik mengenai tehnik berjualan online dengan cara soft selling dan hard selling.


Sumber :
https://www.bandros.co.id/blog/tehnik-berjualan-online-soft-selling-vs-hard-selling.html

Wednesday, August 15, 2018

8 Prinsip yang Mempengaruhi Calon

Diambil dari hasil penelitian Robert Cialdini, dalam bukunya The Psychology Influence of Persuasion. 8 prinsip ini bisa Anda gunakan dalam melakukan penawaran sehingga bisa lebih efektif lagi menghasilkan closing.

1. Reason (Alasan)
2. Social Proof (Bukti Sosial)
3. Liking (Suka)
4. Authority (Otoritas)
5. Reciprocity (Timbal Balik)
6. Commitment (Komitmen)
7. Scarcity (Kelangkaan)
8. Attribution (Pelabelan)


1. Reason (Alasan)

Untuk melakukan sebuah tindakan, setiap orang memerlukan sebuah ALASAN
Contoh :
Daftar sekarang karena promo berakhir hari ini
Produk ini telah terbukti efektif karena 1250 orang sudah merasakan kepuasannya
Termasuk dalam aktifitas jual beli, oleh karena itu dalam kalimat promosi Anda selalu berikan alasan mengapa mereka harus membeli dari Anda


2. Social Proof (Bukti Sosial)

Dalam teori psikologi, ternyata banyak orang melakukan sesuatu karena ikut-ikutan yang lain
Contohnya Anda lebih memilih tempat makan yang ramai dibanding yg sepi, atau menghampiri toko yang penuh pembeli
Dalam promosi juga Anda bisa gunakan strategi ini dengan menunjukkan data jumlah pembeli, testimoni, endorse dll
Karena asumsi orang-orang ketika ramai, atau yg berkerumun berarti kualitasnya baik, dan mereka merasa aman karena ada orang lain melakukan hal sama


3. Liking (Rasa Suka)

Rata-rata orang membeli di tempat atau di orang yang mereka sukai
Bisa dari teman, tetangga, atau bahkan idola, bisa juga dari penjual yg ramah, perhatian, dan baik
Nah untuk meningkatkan penjualan Anda, jadilah penjual yang disukai
Dengan cara rutin berinteraksi, gunakan bahasa sesuai target market, dan buat mereka mengenal Anda dengan baik


4. Authority (Otoritas)

Kata-kata dari orang yang memiliki otoritas lebih tentunya akan lebih berpengaruh daripada tidak
Mereka akan lebih dipercaya sehingga mengurangi keraguan calon pembeli saat memberikan penawaran
Oleh karena itu bangunlah otoritas Anda sendiri dengan personal branding, kuncinya belajar dan praktek
Anda juga bisa gunakan otoritas orang lain dengan endorse, testimoni ahli, hasil uji, sertifikasi dll


5. Reciprocity (Timbal Balik)

Orang Indonesia khususnya memiliki kultur baik yang bernama balas budi
Ketika diberi, maka orang akan cenderung ingin memberi balik
Oleh karena itu jika Anda ingin menerima pembelian dari calon pembeli, maka awali dengan memberi sesuatu
Bentuknya bisa dalam berbagai konsep, bisa reward, giveaway, sharing, bonus, preview dll


6. Commitment (Komitmen)

Setiap dari kita memiliki keinginan untuk berkomitmen pada suatu hal
Sehingga jika orang tersebut sudah berkomitmen di awal dengan Anda maka seterusnya ia akan lebih mudah melakukan komitmen yg lain
Teknik yang bisa gunakan adalah teknik yes set, yaitu dengan mengajukan pertanyaan yg jawabannya ya, ya, ya maka permintaan yg ketiganya pun akan ya juga
Bisa juga Anda memberikan penawaran bertahap mulai dari produk gratis, lalu yg murah dan baru ke yg mahal


7. Scarcity (Kelangkaan)

Sudah menjadi lazim sesuatu yang langka menjadi hal yang berharga
Dan banyak orang yang kemudian segera melakukan sesuatu sebelum kehilangan mendapatkan produk tersebut
Ini bisa  digunakan pada tiap promosi Anda dengan membatasi jumlah atau waktu promosi yang berlangsung


8. Attribution (Pelabelan)

Banyak orang yang senang jika dikategorikan dengan tipe tertentu.
Ada juga yang senang jika dimasukkan ke dalam kelompok tertentu yang ia senangi.
Contoh jika seseorang melabelinya dirinya sebagai fans klub sepakbola tertentu, tentunya akan sulit untuk menolak jika ada yg menawarkan baju klub tsb
Anda juga bisa menggunakan label ini untuk diasosiasikan dengan produk Anda, tentunya harus disesuaikan dengan produk
Misal
Pak yg beli di perumahan/apart ini banyak executive muda seperti bapak, dan juga mereka masih keluarga2 muda seperti bapak lho..
Halo Bu, yuk miliki 1 unit apart di tmpt kami sebagai bentuk hadiah perkawinan.. pasti bapak sgt senang mendengar ibu pintar mengolah uang menjadi sebuah aset, seperti ibu2 jaman now...

Tuesday, August 14, 2018

The Law of Attraction

Apa yg anda pikirkan, itulah yg akan terjadi.

  • Jika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia.
  • Jika kita berpikiran sedih, maka kita menjadi sedih.
  • Jika kita berpikiran gagal, kita menjadi gagal.
  • Jika kita berpikiran sukses, maka kita niscaya sukses.


Inilah, The Law of Attraction Hukum Tarik Menarik,  merupakan Sunnatullaah yang berlaku di alam semesta.

You are what you think (Anda adalah apa yang Anda pikirkan).

Selalulah berpikir yang positif dan jangan pernah biarkan pikiran negatif membelenggu otak dan kehidupan kita.

Jadi tetap semangat dan jangan pernah menyerah pada keadaan.

Tugas kita hanya 2, yaitu : Berusaha optimal dan berdoa.

Sedangkan selanjutnya itu Kuasa ALLAH SWT


Pikirkan yang baik2, berkata yg baik, Bertindaklah yg Baik- Baik, dan Insyaa Allah yg datang juga yang Baik- Baik!

Semoga kita menjadi lebih baik


Sumber :
dari berbagai sumber

Monday, August 13, 2018

Promosi yang Mengugah Orang untuk Action


Saat membuat promosi perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Judul promo.
2. Latar belakang penawaran (storytelling).
3. Penjelasan singkat produk.
4. Alasan.
5. Call to action.
6. N.B.

Elemen yang pertama diperhatikan saat melakukan promosi tentunya adalah Judul promosi

Judul promosi yang kita buat HARUS bisa mencuri perhatian calon buyer/agent. Harus menarik!

Kalau dari judul promosinya saja sudah tidak menarik, bagaimana kita bisa meyakinkan calon pembeli/agent? Jangankan sanggup meyakinkan mereka, membuat mereka melirik promosi kita saja tidak berhasil.

Beberapa kata yang bisa digunakan untuk judul promo.

- Akhirnya
- Seru
- Eksklusif
- Fantastis
- Pertama
- Gratis
- Dijamin
- Luar biasa
- Rahasia
- Terbatas
- Ampuh
- Terungkap
- Spesial
- Segera
- Terbaru
- Sekarang
- Mudah

Nah berikut beberapa contoh judul promo dari kata-kata diatas.

 TERUNGKAP
Terungkap cara menguasai seluk beluk property dalam 7 hari

RAHASIA
Ini dia rahasia membeli Property dgn untung

GRATIS
Mau gratis konsultasi bisnis Property? Silahkan cek ini.

MUDAH
Kini hadir cara mudah memulai Bisnis Property


Ada cara lain dalam membuat judul:

Janjikan manfaat

Teknik ini sering digunakan oleh banyak penjual yang jago jualan. Kuncinya adalah memberikan janji kepada calon pembeli. Namun perlu ingat, janji yang Anda berikan memang harus benar-benar bisa terbukti.

Contoh:
- Ternyata Proyek2 .....
- Ikuti program.....


Berikan Alasan

Variasi pembuatan judul promo yang menarik lainnya adalah Anda bisa mengangkat tentang alasan mengapa konsumen harus menggunakan produk Anda sehingga isi iklan Anda akan berisi alasan mengapa perlu menggunakan produk yang Anda tawarkan ini.

Contoh:
- 7 Alasan yang wajib Anda tahu rumah syariah.....
- Ini dia alasannya mengapa property ini banyak dibeli orang.


Judul Promosi Penasaran

Kita pun bisa membuat judul promosi yang membuat pembaca menjadi penasaran agar pembaca akan membaca lebih lanjut.

Dengan membuat si pembaca penasaran, akhirnya mendorong pembaca untuk mencari tahu informasi lanjutan dari judul promosi yang Anda buat. Ingat! Kuncinya membuat pembaca penasaran ya.


Contoh:
- Akhirnya hadir rahasia cepat closing tanpa pusing
- Ini dia Investasi paling menguntungkan tahun ini!


Sumber :
dari berbagai sumber

Related Posts