Thursday, November 24, 2022

Mengubah Networking Menjadi Relationship


Networking Dalam Dunia Kerja dan Bisnis

Networking dalam dunia kerja dan bisnis menjadi salah satu kunci penting dalam pekerjaan Anda. Secara garis besar, networking adalah jaringan, dimana kita pribadi dengan orang lain dalam suatu hubungan networking bisa saling membantu sekaligus saling menguntungkan antara satu sama lain.


Networking dalam dunia kerja adalah bagai membangun jaringan dengan rekan-rekan Anda seluas-luasnya tanpa terbatas. Networking ini bisa memberikan feedback positif manakala Anda berada dalam circle relasi yang baik sekaligus berkualitas.

Dengan networking yang luas hal tersebut juga dapat memperluas jangkauan untuk memperoleh pekerjaan baru. Karena melalui relasi yang luas, kita bisa membangun kesan positif terkait diri kita kepada orang lain.

Sehingga peluang kita diterima dalam sebuah perusahaan akan semakin besar. Karena orang-orang sebagai relasi akan merekomendasikan manakala kita layak, serta mempunyai karakter yang baik.

Networking juga dapat bermanfaat dalam lingkungan kerja. Melalui luasnya relasi, maka atasan Anda bisa mengetahui kepribadian Anda sebenarnya. Hal ini akan memperbesar potensi Anda untuk mendapatkan promosi jabatan. Apalagi jika Anda benar-benar mempunyai good character seperti yang dibutuhkan dalam promosi jabatan.

Dengan networking kita bisa saling bertukar ide dengan teman-teman yang menjadi relasi melalui komunikasi dan diskusi. Saat kita dihadapkan pada kondisi sulit, maka jaringan yang kita bangun bisa membantu untuk menentukan alternatif solusi terbaik yang tepat.

Dengan good character pada diri kita, maka kita bisa membuat dampak positif pada karier sekaligus kehidupan sosial Anda.

Hal ini bisa membuat memacu kita untuk selalu melakukan upgrading diri dan skill ke arah yang lebih baik. Sehingga karier kita bisa semakin baik dan membuat pendapat kita menjadi dipertimbangkan dalam dunia kerja.
 
Dengan networking juga bisa mengasah skill komunikasi. Dengan intensitas berinteraksi kepada orang lain yang tinggi, maka secara otomatis Anda bisa mengasah skill komunikasi.

https://www.finansialku.com/manfaat-networking-dalam-dunia-kerja/


Networking Bisa Jadi Kunci Sukses, karena Pintar Saja Tidak Cukup

Pintar saja memang tidak cukup untuk sukses. Networking atau relasi dengan masyarakat luas juga punya peran penting bagi kesuksesan seseorang. Networking juga punya makna penting agar sukses. Semakin kuat networking kita, semakin membantu perjalanan kita menuju sukses.

Berkomunikasi dan membangun relasi adalah sebuah seni yang memiliki proses dan penerapan yang berbeda-beda bagi setiap orang. Namun bagi beberapa orang masih membutuhkan latihan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan baik dalam proses membangun relasi.

Komunikasi adalah seni. Setiap orang pasti memiliki metode yang berbeda-beda. Tapi yang terpenting adalah tetap rendah hati dan memiliki etika ketika berkomunikasi.

Dalam membangun networking jangan pilih-pilih. Jangan karena kita sudah dewasa dan merasa lebih berpengalaman, kemudian kita enggan untuk menjalin relasi dengan generasi muda.

Networking sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, bukan hanya tuntutan pekerjaan atau pembelajaran. 

https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2020/networking-bisa-jadi-kunci-sukses-karena-pintar-saja-tidak-cukup/


Relationship Skill. 

Relationship Skill saling berkaitan dengan Self Awarness (kesadaran diri), Self Management (manajemen diri), dan Social Awarness yakni (kesadaran social). 

Relationship Skill adalah keterampilan dalam menjalin hubungan yang menjadi komponen yang sangat penting terutama dalam pembelajaran social-emosional. Menurut "CASEL" dalam pembelajaran keterampilan atau kemampuan untuk membangun dan memelihara hubungan yang sehat dan bermanfaat dengan beragam individu dan kelompok. 

Jadi Relationship Skill adalah bagaiman berhubungan baik dengan orang lain. Untuk itu membutuhkan proses atau kebiasaan, misalnya pola pengasuhan yang baik, jika pola asuh yang kita dapatkan baik dalam berhubungan baik dengan orang lain maka mudah pula kita dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

Beberapa kemampuan yang harus dimiiki Anak dalam menjalin hubungan dengan baik, diantaranya;

Komunikasi
Kemampuan berkomunikasi dengan jelas, yakni jika anak dapat berkomunikasi dengan jelas dan baik maka sejak awal pola asuh yang didapat pun juga baik, mengapa karena orang tuanya sudah mengajarkan kepada anak sejak dari kecil, mengenalkan cara untuk berkomunikasi dengan baik, walau anak belum mengenal apa yang dikatan sang ibu. Namun anak akan dapat menangkap kosakata yang ia dengar  dan akan tersimpan dalam memorynya.
Contoh ketika seorang anak tersebut ingin bergabung bermain dengan temannya. Terlebih dahulu yang dilakukan oleh anak ialah berani menghampiri dan mengatakan (berkomunikasi) dengan temannya bahwa dia ingin bergabung bermain. Dengan kosakata yang dimiliki sang anak ialah kosakata yang ia dapatkan atau yang tersimpan dalam memori sang anak. Karena orang tua pun juga telah mengajarkan sang anak cara berkomunukasi dengan baik, sehingga anak dapat menjalin hubungan dengan temannya, melalui komunikasi dengan jelas dan baik pula.
Dan jika apabila sang anak susah atau sulit dalam berkomunikasi dengan baik berarti bisa disebabkan karena kurarangnya kosakata yang dapat tersimpan dalam memori sang anak dan juga kurangnya komunikasi dengan orang tua.

Mendengarkan dengan baik
Menjadi pendengar yang baik pun juga sangatlah penting, mengapa jika sang anak dapat menangakap komunikasi yang telah diberikan anak lainnya, atau apa yang dikatakan oleh temannya. Maka dengan otomatis sang anak dapat menanggapi dengan baik apa yang dikatakan oleh sang teman. Karena sang anak fokus dalam memperhatikan dan mendengarkan. Namun apabila sang anak bingung dengan kata-kata yang asing yang ia dengar maka dengan jelas sang anak akan mengatakan bahwa ia belum faham walaupun sang anak sudah mendengarkan dengan baik. Berarti hal ini dapat diambil pelajaran bagi sang anak, yakni menambah kosakata baru.
 
Bekerja sama dengan Tim
Ketika anak sedang bekerja sama dalam mencapai sebuah tujuan. Maka dengan pembelajaran ini dapat diambil sisi sosialnya. Dalam hal ini sang anak dapat mengetahui makna sosial yakni saling membantu dan saling membutuhkan Antara satu dengan yang lainnya. Contoh dalam bermain sepak bola. Dalam permainan sepak bola ada 2 tim, masing-masing tim mempertahankan gawang agar tidak ada bola lawan yang masuk kedalam gawang tersebut, dan begitu sebaliknya. Dan juga ada yang menyerang agar bola dapat masuk ke gawang sang lawan. Jika masing-masing kelompok tidak kompak  maka akan gagal untuk meraih apa yang menjadi tujuannya.

Tahan Tekanan Yang tidak pantas
"CASEL" yakni berkomitmen pada keputusan mereka agar tidak terlibat dalam hal yang tidak diinginkan, dan tidak aman. Yakni keputusan yang dipilih sang anak dalam mengambil apa yang ia inginkan, apakah itu baik ataukah buruk bagi dirinya.
menegosiasikan konflik secara konstruktif
yakni dapat dikatakan suatu usaha yang dilakukan untuk memecahkan suatu masalah dengan cara bersama, mendiskusikan secara bersama, mencari tau penyebab yang terjadi dan kemudian mencari jalan keluar.

Menawarkan bantuan ketika dibutuhkan
Ketika sang anak kesusahan dalam menghadapi sebuah masalah, maka sebagai orang tua atau pendidik, seharusnya mengetahui apa yang sedang dipikirnya sang anak. Pertama kita dekati sang anak, kemudian kita coba ajak ngorol atau bercerita, kemudian dengan sendirinya  anak akan bercerita kepada sang ibu atau pendidik jika sang anak sedang dalam masalah. Kemudia sang ibu menawarkan bantuan kepada sang anak atau memberikan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi sang anak.

Perhatian seorang guru atau orang tua sangatlah penting bagi sang anak. Ketika anak mendapatkan perhatian dari mereka maka sang anak tidak akan takut dalam mengahadapi apapun. Karena mereka merasa ada orang dibelakang mereka.

https://www.kompasiana.com/tsania28327/5cc5804395760e63731cb557/pentingnya-menjalin-hubungan-relationship-skill


Mengubah Networking Jadi Relasi Profesional

Mengubah networking jadi relasi profesional memberikan kesempatan untukmu dapat informasi pekerjaan, pengetahuan baru, hingga partner bisnis atau investor. Networking memang dikenal sebagai salah satu cara untuk mengembangkan karier. Namun, bagaimana cara membuat networking jadi relasi profesional? 

Ada beberapa cara mengubah networking jadi relasi profesional, yaitu:

1. Gerak cepat
Melansir The Muse, alasan orang gagal dalam mengubah networking jadi relasi profesional adalah terlambat untuk mengambil tindakan lanjutan. Ketika bertemu dengan relasi baru, jangan berhenti pada berkenalan dan bertukar kontak, langsung perdalam hubungan tersebut. Tingkatkan hubungan lewat pertemuan berikutnya. Jangan hanya menunggu ajakan, tapi kamu yang harus berinisiatif untuk mengajak.

2. Rutin menjalin komunikasi
Obrolan ringan seperti bercerita mengenai rutinitas harian, akan mempererat hubungan. Dengan begini, seseorang akan merasa lebih akrab dan nyaman ketika berkomunikasi dengan kamu. Jika kamu tidak berkomunikasi dengan teratur, hubungan bisa menjadi renggang. Sehingga, kamu berisiko kehilangan hubungan tersebut. 

3. Tawarkan bantuan
Menurut Forbes, jangan sungkan untuk menawarkan bantuan kepada relasi kamu. Jangan berharap hanya dibantu saja, tetapi saat relasi sedang kesusahan, berikan bantuan yang kamu bisa. Kamu tidak tahu, mungkin saja bantuan tersebut sangat berarti bagi orang lain. Sehingga ketika kamu kesulitan, mereka juga akan membantumu.

4. Jadikan kebiasaan
Tips mengubah networking jadi relasi profesional berikutnya ialah membantu dan menjalin komunikasi yang baik, hingga jadi kebiasaan. Semakin besar networking, maka semakin besar juga relasi profesional yang akan terbentuk.

5. Mendengarkan pembicaraan dengan seksama
Ketika berkomunikasi dengan relasi, terkadang pembicaraan mengarah pada hal-hal di luar pekerjaan. Jangan langsung meninggalkan percakapan tersebut. Bisa saja pembicaraan tersebut menjadi kunci untuk mencapai target kamu. Bisa juga percakapan tersebut melahirkan kesempatan lain untuk mempererat hubungan.

6. Manfaatkan teknologi
Saat ini, komunikasi sudah sangat mudah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Optimalkan media sosial untuk mendapatkan networking yang baru, misalnya dengan platform LinkedIn. Kamu hanya perlu lakukan hal yang sederhana seperti ucapan selamat atas jabatan baru atau ulang tahun untuk menjalin komunikasi awal. 

7. Menjangkau profesional yang tepat
Melansir Indeed, kamu hanya perlu membangun dan menjaga hubungan profesional dengan orang yang berpengaruh terhadap karier atau bisnismu. Misalnya, sebagai seorang sarjana hukum yang ingin menjadi pengacara, kamu perlu membangun relasi dengan para pengacara senior.

8. Ucapkan terima kasih
Sederhana, tapi penuh makna. Ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan menunjukkan bahwa kamu memiliki etika dan rasa hormat. Tak peduli seberapa kecilnya bantuan, selalu ucapkan terima kasih kepada mereka yang menolong kamu.

https://glints.com/id/lowongan/networking-jadi-relasi-profesional/#.Y4AQQ3ZBzIU

Sunday, November 20, 2022

Yang Harus Dilakukan Usai Lulus Kuliah

Mahasiswa, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Usai Lulus Kuliah

Setelah menghabiskan waktu sebagai mahasiswa selama kurang lebih empat tahun, saat ini semua tugasmu di kampus pun telah berakhir. Ini saatnya kamu mulai memikirkan apa yang ingin kamu lanjutkan setelah mendapatkan gelar.

Saat semua ini telah selesai, kamu mungkin akan merasa sedikit bingung tentang arah yang akan kamu tuju. Enggak perlu malu jika teman-teman kuliahmu sudah memiliki tujuan dalam kehidupan selanjutnya.

Di bawah ini ada beberapa cara potensial untuk dapat melanjutkan dan memulai kehidupan selanjutnya setelah menjadi seorang wisudawan mengutip dari Top Universities.

Istirahat dan Pergi Jalan-jalan

Setelah bekerja keras selama menggapai gelarmu, kamu layak untuk beristirahat. Kamu dapat berlibur singkat, pergi untuk waktu yang lama, mengikuti program volunteer, atau menghasilkan uang saat bepergian.

Kamu membuat pilihan yang tepat. Kamu juga dapat melakukan berbagai hal yang bermanfaat. Ada begitu banyak pilihan yang tersedia untukmu. Kamu bisa melakukan riset dan pilih area dunia yang menarik bagimu.


Lanjutkan Gelarmu

Setelah mendapatkan gelar sarjana, kamu juga bisa melanjutkan pendidikan ke gelar pascasarjana atau magister.


Cari Pekerjaan Setelah Lulus

Belum terlambat untuk mencari pekerjaan. Carilah perusahaan yang menawarkan kemajuan karier sehingga setelah kamu menyelesaikan kuliahmu, kamu mungkin bisa mendapatkan peran permanen di perusahaan.


Menjadi Wirausahawan

Kamu juga bisa menjadi seorang wirausahawan. Untuk memulai berbisnis, kamu membutuhkan ide bisnis yang kuat. Kamu bisa meminta saran ke anggota keluargamu atau teman yang telah memulai bisnis terlebih dahulu.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat kamu memutuskan untuk menjadi seorang wirausahawan. Ada banyak nasihat, tapi kamu hanya perlu melakukan riset.



Ikut Magang

Kamu bisa mengikuti program magang yang berbayar meskipun enggak sebanyak menjadi seorang karyawan tetap. Ini adalah kesempatan untuk masuk ke perusahaan tempat kamu ingin bekerja. Tapi, enggak juga dapat menjamin menghasilkan pekerjaan.


Sumber :
https://kumparan.com/millennial/mahasiswa-ini-5-hal-yang-harus-dilakukan-usai-lulus-kuliah-1zEZzY2t9wW/

Thursday, July 14, 2022

Tips Gaji

Kamu Lahir 1981-1994? Sebaiknya Baca Tips Gaji Ini


Kamu lahir antara tahun 1981-1994? Mungkin kamu sering bertanya-tanya, “Gimana sih caranya menabung? Kenapa gajiku selalu habis setiap bulan?” Sudah saatnya kamu tahu rahasianya.

Generasi yang lahir antara tahun 1981-1994 disebut sebagai Generasi Milenial atau Generasi Y (Gen Y). Seringkali Gen Y kesulitan mengatur gaji. Pasalnya, generasi ini dikenal sebagai generasi yang kurang bisa berkomitmen jika dibandingkan generasi sebelumnya, yakni Generasi X (lahir antara 1965-1980).


Godaan dan Komitmen Gen Y dalam Menabung

Menabung memang membutuhkan komitmen. Padahal, anak muda angkatan kerja sekarang —yang sebagian besar adalah Gen Y— memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang tuanya atau bahkan generasi sebelumnya.

Gen Y pun dihadapkan pada tantangan yang lebih beragam dibanding Gen X ketika berbicara tentang komitmen, salah satunya komitmen menabung.

Godaan seperti gadget terbaru yang selalu keluar setiap berapa bulan sekali, paket traveling ke tempat-tempat impian, sale baju dan sepatu merek favorit, atau hiburan malam yang tidak ada habisnya jika dituruti.

Salah satu karakteristik Gen Y yang lain adalah selalu ingin terlihat keren dan mengikuti perkembangan jaman di belahan dunia manapun secara realtime.


Jangan Mudah Patah Hati

Berbedanya karakteristik Gen Y dengan generasi orang tuanya membuat panduan cara mengelola gaji terus-menerus berubah seiring perubahan zaman.

Di sisi lain, memang wajar jika anak muda, terutama yang baru pertama kali bekerja, sering menghabiskan uang gajinya untuk bersenang-senang. Namun, mau tak mau, ketika semakin dewasa dan wawasannya bertambah, tata kelola keuangannya pun harus semakin bijaksana.

Satu sikap yang bisa diteladani adalah jangan patah hati terlebih dahulu menyikapi gaji yang diterima per bulan. Setiap orang memiliki latar belakang, kompetensi, pengalaman, posisi, karakteristik, dan wawasan yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut tentunya membuat gaji yang diterima setiap orang berbeda.


 Tabung 10 Persen Gajimu di Awal

Selain jangan mudah patah hati, sikap lain yang perlu diteladani adalah menabung dan investasi.

Namun tentu saja, menabung dan investasi memiliki seni tersendiri agar sukses. Banyak ahli finansial ternama dunia mengatakan, kunci sukses mengelola gaji adalah selalu konsisten sisihkan dana di awal saat hari gajian tiba, bukan saat di akhir.

Jumlahnya bisa sekitar 10 persen dari total gaji bulanan yang diterima. 10 persen dari gaji bulanan tersebut bisa dikeluarkan untuk biaya hidup di masa depan. Bentuk dananya bisa berupa tabungan di bank atau investasi reksadana.

Jika ingin menginvestasikannya dalam bentuk reksadana, sebaiknya perhatikan beberapa hal yang menjadi pedoman. Satu yang paling penting, pilih Manajer Investasi (MI) di Sekuritas atau Agen Penjual di bank yang terpecaya.

Selain membuat investasi yang dilakukan lebih terjamin dan terukur pasti, 10 persen gaji bulananmu juga akan menjadi berlipat ganda dalam beberapa tahun mendatang dengan modal yang terbilang kecil.

Ya, investasi reksadana memang hanya memerlukan biaya sekitar Rp 100.000-250.000 untuk modal awal. Sangat praktis dan cocok bagi yang ingin menyisihkan gajinya untuk investasi.


Menabunglah di Tanggal yang Sama

Tanamkan niat yang kuat dalam diri untuk terus konsisten menabung di tanggal yang sama. Bantuan dari anggota keluarga atau sahabat dekat bisa membantu di sini.

Ingatkan mereka untuk terus mendukungmu menabung dengan nilai yang sama tiap bulannya. Catat baik-baik penanggalannya di kalender yang setiap hari terlihat olehmu di rumah agar lebih mudah.

Selain itu, menabung juga memerlukan perencanaan yang matang. Perhatikan baik-baik pola pengeluaran yang dilakukan setiap tahun. Bulan apa saja yang kira-kira mengeluarkan banyak biaya?

Hal-hal yang kerap mengganggu arus keuangan, seperti biaya tak terduga saat pasangan ulang tahun, biaya mentraktir teman-teman sekantor, atau biaya liburan akhir tahun bisa diantisipasi lebih dini.


Cek Berapa Gaji Idealmu

Di samping trik di atas, masih ada satu resep rahasia lagi agar mengelola gaji bulanan bisa berlangsung sukses. Resep rahasia itu adalah dengan mengetahui seberapa besar gaji ideal yang seharusnya diterima setiap bulan.

Cara itu di antaranya mengetahui perbandingan gaji yang diterima melalui fitur Salary Benchmark yang disediakan Karir.com. Cara itu membuatmu mengetahui perbandingan gaji yang diterima sesuai posisi, pengalaman, dan industri karir yang dipilih sejauh ini.

“Jadi, bisa membantu berapa rate gaji di sebuah industri, sekaligus tahu perusahaan menghargai profesi tersebut seberapa besar,” ujar Chief Marketing Officer (CMO) Karir.com Rizka Septiadi.

Rizka menuturkan, sejak diluncurkan awal November 2015, telah ada 5.000 user yang menggunakan Salary Benchmark untuk mendukung pengembangan karir mereka.

Salary Benchmark dapat diakses oleh semua kalangan profesional, dari level junior hingga senior dan range usia berapapun. 

 

Komitmen, Profesionalitas, Mimpi

Resep rahasia mengelola gaji bulanan dengan sukses tersebut memiliki benang merah yang sama, yakni komitmen, profesionalitas dan mimpi mencapai kondisi keuangan yang lebih baik di masa depan.

Pasalnya, sebagaimana telah diutarakan banyak orang, kondisi keuangan yang sejahtera akan membuat hidup lebih bernilai dan bermakna bagi orang lain, termasuk pasangan, keluarga, atau siapa saja yang dicintai.

“Ketika orang baru masuk kerja, tendensinya memang senang-senang. Ketika semakin dewasa dan wawasannya bertambah, mau tak mau kelola keuangannya juga semakin bijak,” ungkap Rizka menyatakan pandangannya ketika ditanya soal perilaku orang mengelola gaji.

Ungkapan Rizka tersebut dapat menjadi pemicu bagi siapa saja untuk mengelola gaji bulanan lebih bijak. Jangan biarkan tata kelola keuangan yang buruk merusak impian yang hendak diraih di masa depan.


Sumber :

https://www.liputan6.com/bisnis/read/2543579/kamu-lahir-1981-1994-sebaiknya-baca-tips-gaji-ini?

Tips Agar Bisa Kaya

Catat! 5 Tips Agar Bisa Kaya ala Orang Tionghoa


Cara hidup orang Tionghoa bisa menjadi inspirasi, umumnya di antara mereka bisa sukses dan kaya raya di mana saja.

Di Indonesia misalnya, dari daftar nama orang terkaya, tak sedikit yang berlatar belakang Tionghoa. Mereka berpengaruh besar terhadap jalannya perekonomian nasional.

Ternyata masyarakat Tionghoa memiliki prinsip yang jarang dimiliki orang di belahan dunia mana pun. Lantas apa sajakah itu? Berikut paparannya:

Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20220713165217-36-355414/catat-5-tips-agar-bisa-kaya-ala-orang-tionghoa

Monday, July 11, 2022

Keahlian Fresh Graduate Gen Z

Fresh Graduate Gen Z Penting Miliki Keahlian Ini

GM HR Business Partner PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) Stevanus Tata Holo Koten mengatakan ada beberapa keahlian penting yang dimiliki para anak yang baru lulus kuliah alias fresh graduate

"Beberapa skill utama yang perlu dimiliki para fresh graduate yaitu manajemen waktu, keterampilan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, serta problem solving skill (keahlian memecahkan masalah)," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada akhir Juni 2022. 

Ia menambahkan bahwa untuk mengikuti perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu, perusahaan tentunya harus selalu adaptif dan inovatif dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Untuk dapat mencapai hal tersebut, diperlukan Sumber Daya Manusia yang memiliki kemampuan dan keahlian kerja yang sesuai dengan standar perusahaan. 

Keahlian yang dimiliki fresh graduate itu tentunya diharapkan bisa menjadi cara agar perusahaan bisa lebih mengikuti perkembangan zaman.

Saat ini semakin banyak generasi Z yang sudah memasuki dunia kerja. Stevanus mengatakan salah satu keunggulan para gen Z ini adalah terlahir di era perkembangan teknologi informasi yang sudah semakin pesat. 

"Hal itu membuat gen Z tidak kesulitan dalam memahami dan mempelajari berbagai hal, karena segala informasi saat ini sudah tersedia dan bisa dipelajari secara bebas," katanya. 

Berbagai kemudahan itu tentunya membuat gen z lebih mudah beradaptasi terhap perubahan-perubahan yang ada di dunia kerja saat ini. "Mereka juga memiliki semangat kerja dan keingintahuan yang tinggi," katanya. 

Walau begitu, ada pula kekurangan yang mungkin dimiliki gen z secara umum. Stevanus menilai keinginan gen z untuk sukses atau mencapai suatu target sering kali dilandasi oleh rasa terburu-buru. "Hal inilah yang membuat Gen Z masih harus mendapatkan bimbingan agar mereka memahami bagaimana berproses untuk mencapai sesuatu," katanya. 

MPMX membuka kesempatan dan mengajak talenta muda terbaik untuk bergabung di perusahaan melalui program Management Trainee (MT) yang dinamakan “MPM Young Talent Program 2022”. Pendaftaran dan rekrutmen program ini dibuka mulai hari ini sampai dengan 14 Agustus 2022.

MPM Young Talent Program 2022 ditujukan bagi fresh graduate S1 dan S2 dari berbagai jurusan, baik perguruan tinggi terbaik negeri maupun swasta, yang akan mengikuti rangkaian proses rekrutmen dan seleksi. 

Talenta yang terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama satu tahun; dimana selama satu bulan pertama para peserta program MT fokus mengikuti kegiatan inclass training yang terdiri dari sesi kelas pengembangan soft skill dan hard skill, kemudian selama 12 bulan berikutnya akan menjalani masa on job training atau OJT di kantor pusat dan anak usaha MPMX. 

Rangkaian proses ini akan memungkinkan para talenta MT untuk mengembangkan kemampuan kerja dan keahlian mereka dengan cepat. 

Stevanus berharap bisa menemukan talenta-talenta terbaik yang mampu berkontribusi untuk kemajuan perusahaan melalui ide-ide kreatif maupun inovatif, juga berkontribusi memberikan hasil kerja yang baik bagi perusahaan. 

“Dengan mengikuti MPM Young Talent Program, ada berbagai benefit yang dapat diperoleh oleh para kandidat, antara lain dapat memulai dan mengembangkan karier di lingkungan yang dinamis, mempelajari bisnis dari berbagai aspek, memiliki jump start dalam berkarir, berkesempatan mengikuti progam pelatihan berkualitas, serta remunerasi yang kompetitif,” katanya. 


Sumber :
https://gaya.tempo.co/read/1610344/fresh-graduate-gen-z-penting-miliki-keahlian-ini

Sunday, March 20, 2022

10 Profesi dengan Gaji Tertinggi

10 Profesi dengan Gaji Tertinggi di Indonesia, Sebulan Lebih dari Rp 100 Juta

Setiap orang tentu menginginkan penghasilan yang tinggi. Tapi seiring dengan besarnya gaji biasanya tuntutan pekerjaan juga selangit. Berdasarkan data yang dirilis Michael Page, mereka yang gajinya ratusan juta biasanya menempati posisi-posisi direktur yang tentu butuh kemampuan dan pengalaman level dewa. 

Berikut 10 profesi dengan gaji tertinggi di Indonesia.


1. C-Suite (Corporate Suite)

Dalam Salary Report 2022 yang dirilis Michael Page, tentunya para 'chief' dalam berbagai industri kerja menempati urutan teratas sebagai profesi dengan penghasilan tertinggi. Chief Executive Officer, Chief Financial Officer hingga Chief Operating Officer rata-rata digaji Rp 150 juta hingga Rp 250 juta.


2. Risk Director

Direktur risiko adalah salah satu posisi penting dalam industri keuangan. Tak heran jika gaji yang diterimanya setiap bulan bisa mencapai Rp 180 juta. Posisi yang menangani manajemen risiko ini umumnya menganalisa kebijakan dan prosedur perusahaan untuk memastikan mereka patuh dengan undang-undang dan terhindar risiko dari keuangan.


3. Country Sales Manager

Country Sales Manager bisa dibilang seperti bos kantor cabang. Mereka ditunjuk sebagai perwakilan perusahaan untuk mengurus sales di wilayah-wilayah tertentu. Dalam industri konsumen dan ritel, pekerjaan ini bisa digaji sekitar Rp 175 juta.


4. Vice President Government Relations

Pekerjaan ini berhubungan dengan pemerintah karena itu dibutuhkan ilmu dan pengalaman yang matang terkait bidang. Dibutuhkan kemampuan untuk memantau kebijakan pemerintah, membina hubungan dengan para pejabat hingga lobi untuk mempermudah perizinan. Gajinya bisa mencapai Rp 170 juta.


5. Vice President Data Science

Profesi dengan gaji tertinggi lain di Indonesia adalah wakil presiden untuk tim data science. Data science sendiri memang menjadi salah satu bidang kerja yang makin diminati dan diketahui berpenghasilan besar. Berdasarkan laporan, profesi itu bisa menghasilkan Rp 150 juta per bulan.


6. Head of Corporate Strategy

Kepala Strategi Perusahaan digaji sekitar Rp 150 juta per bulan. Dikatakan jika posisi ini biasanya bertugas untuk melapor pada CEO dan berurusan dengan visi dan strategi perusahaan untuk memastikannya selalu tercapai. Selain Direktur Strategi, Direktur Internal Audit juga memiliki penghasilan serupa.


7. Sales Director

Direktur penjualan adalah orang yang bertanggung jawab dalam hal pengelolaan juga pengawasan fungsi-fungsi penjualan sebuah perusahaan. Mereka harus memastikan bahwa produktivitas dan efektivitas kerja dari tim penjualan berjalan dengan baik. Sales Director rata-rata menerima Rp 150 juta per bulan.


8. Project Director

Direktur Proyek rata-rata juga mendapat gaji Rp 150 juta. Tak jarang salah satu profesi dengan gaji tertinggi di Indonesia itu mengurusi berbagai proyek mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaannya. Mereka juga perlu mengerti cara memaksimalkan sumber daya agar proyek berjalan dengan lancar.


9. Operations Director

Direktur lain yang digaji lebih dari Rp 100 juta adalah Direktur Operasi. Berdasarkan laporan, posisi ini menerima Rp 140 juta sebulan. Profesi berikut disebut sebagai jantungnya perusahaan karena mereka mengurusi setiap aspek dari strategi perusahaan dan membantu meraih tujuan strategi selagi menjaga aliran dari operasional.


10. Marketing Director

Meski menempati posisi buncit dalam daftar ini tentu pekerjaan ini tidak mendapat gaji yang tidak sedikit. Menjadi salah satu profesi dengan gaji tertinggi di Indonesia, direktur marketing digaji Rp 120 jutaan. Tugasnya tentu adalah untuk memastikan pemasaran produk berjalan baik sehingga penjualan laris.


Sumber :

https://wolipop.detik.com/worklife/d-5990421/10-profesi-dengan-gaji-tertinggi-di-indonesia-sebulan-lebih-dari-rp-100-juta.

Sunday, January 2, 2022

Zillennials - Generasi Mikro

Zillennials - Generasi Mikro yang Mungkin Belum Pernah Anda Dengar

Percaya atau tidak, terjebak di antara dua generasi pembangkit tenaga listrik dapat menyebabkan krisis identitas yang besar.

Apakah Anda lahir di pertengahan hingga akhir 90-an? Apakah 9/11 salah satu kenangan terawal Anda? Apakah Anda memiliki masa kanak-kanak analog dan remaja digital dan dewasa awal? Apakah Anda tumbuh dengan bermain dengan boneka Tamagotchi, Gameboys, dan Bratz? Apakah Anda merasa terlalu muda untuk menjadi Milenial tetapi terlalu tua untuk menjadi Gen Z'er? Kalau begitu selamat, Anda seorang Zillennial! Artinya Anda tidak sepenuhnya satu atau yang lain, Anda adalah campuran keduanya. Bersiaplah untuk menjalani sisa hidup Anda dengan kasus serius sindrom anak tengah generasi.

Generasi mikro bukanlah konsep baru. Mereka sudah ada sejak pertengahan abad ke-20. Yang tidak mengherankan karena saat itulah teknologi benar-benar mulai berkembang dan menyebar ke seluruh dunia, dimulai dengan televisi menjadi barang rumah tangga pokok pada tahun 1955. 

Generasi Jones (Baby Boomer dan cusper Gen X yang lahir kira-kira antara 1955-1964) adalah mikro- generasi yang telah dipelajari dengan benar dan diakui oleh para ahli penelitian. Mereka terlalu muda untuk menghadiri Woodstock dan berpartisipasi dalam Beatlemania, tetapi terlalu tua untuk menentukan masa remajanya oleh film MTV dan John Hughes.

Xennials (Gen X dan Millennial cuspers yang lahir antara 1977–1983) adalah generasi mikro berikutnya yang masa kecilnya juga dibentuk oleh teknologi. Mereka dijuluki "Generasi Jejak Oregon" dan mereka adalah kelompok orang pertama yang tumbuh dengan komputer dan internet. Mereka tidak mendapatkan ponsel atau mulai menggunakan media sosial sampai usia 20-an. Dan merekalah yang paling terpengaruh oleh resesi. Dunia berubah secara dramatis selama tahun-tahun pembentukan mereka, yang pada akhirnya membuat mereka memiliki pandangan hidup yang menarik. Xennial tidak memiliki pola pikir sinis dan nihilistik yang sama dengan pendahulunya Gen X, tetapi mereka juga tidak seoptimis dan berharap seperti Milenial.

Zillennial (lahir antara 1993–1998) mungkin adalah generasi yang paling diremehkan dalam beberapa dekade terakhir. Karena identitas kita baru saja terbentuk, banyak orang masih belum menyadari keberadaan kita. Dilahirkan pada tahun 1997, saya sering mengalami kesulitan untuk mencari tahu generasi mana yang harus diidentifikasi sebelum saya mengetahui apa itu Zillennial.

Bayi-bayi pertengahan hingga akhir 90-an menyaksikan orang-orang melompat ke kematian mereka dari dua gedung pencakar langit yang runtuh di TV langsung ketika kami masih balita dan anak-anak kecil. Kami menyaksikan tanpa daya ketika orang tua kami stres karena kehilangan pekerjaan, sementara pada saat yang sama menyaksikan pelantikan Obama dengan harapan di mata kami ketika kami masih di sekolah menengah. Guru saya terkadang meminta kami untuk berbagi cerita dan kenangan tentang bagaimana kehidupan kami dipengaruhi oleh semua ini. Sementara itu, anak-anak dan remaja saat ini sedang belajar tentang 9/11, resesi dan pemilihan presiden kulit hitam pertama sebagai peristiwa sejarah dalam buku teks, daripada hal-hal yang sebenarnya mereka saksikan secara hidup. Sejujurnya, saya masih kesulitan membungkus kepala saya dengan itu.

Kami yang menghabiskan tahun-tahun sekolah dasar dan menengah di awal tahun 2000-an adalah kelompok orang terakhir yang tumbuh dengan teknologi analog. Kami menjalani masa kecil kami dalam masa transisi. Saya ingat ketika New York City memiliki telepon umum di setiap blok. Saya mengonsumsi film favorit saya dalam kaset DVD dan VHS. Saya mendengarkan CD di Discmans dan boombox. Saya harus memasang kabel ethernet ke laptop saya untuk mengakses internet. Saya ingat kelahiran Youtube dan bagaimana saya hampir memberikan beberapa virus pada desktop sepupu saya setelah mengunduh musik dari Limewire secara ilegal. Sampai usia 11 tahun, saya berbicara dengan teman saya melalui telepon rumah dan ibu saya selalu mengatakan kepada saya bahwa saya harus menunggu sampai setelah jam 9 malam untuk melakukannya karena saat itulah kami memiliki waktu luang. Ponsel pertama saya adalah Motorola Rizr merah (jangan disamakan dengan Motorola Razr merah muda ikonik yang diinginkan setiap gadis pada masa itu) dan SMS di keyboard T9 membuat ibu jari saya sakit.

Kami makan snack tahun 90an seperti Dunkaroos dan Lunchables, tapi kami juga makan snack awal tahun 2000an seperti Yogo's dan Gushers. Menghancurkan pergelangan kaki kami oleh skuter Heelys dan Razor di taman bermain itu normal. Wii dianggap sebagai teknologi mutakhir ketika dirilis dan jika Anda memilikinya, Anda adalah anak paling keren di sekolah. Zillennials menunggu untuk mengantisipasi setiap film "Harry Potter" yang akan dirilis. Pergi ke bioskop untuk melihat "Star Wars: Revenge of the Sith" dan "The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe" adalah salah satu tonggak budaya pop terbesar bagi kami pada saat itu. Untuk melengkapi semua ini, kami tumbuh selama apa yang sebagian besar dari kami anggap sebagai masa keemasan televisi anak-anak. Disney Channel, Nickelodeon dan Cartoon Network berada di puncaknya. Sepulang dari sekolah dan menonton "Hannah Montana", "The Suite Life of Zack & Cody", "H2O: Just Add Water", "Jimmy Neutron", "Teen Titans" dan "Total Drama Island" (di antara banyak lainnya) adalah aktivitas favorit saya. Saya yakin saya tidak sendirian dalam mengatakan bahwa pertunjukan itu menjadikan saya seperti sekarang ini.

Pada saat kami mencapai sekolah menengah, populasi umum sudah memiliki smartphone dan wifi. Akun kami di Facebook, Tumblr, dan Instagram sudah disiapkan, kami menghabiskan waktu luang kami saling mengirim versi meme paling awal (yang dianggap kuno sekarang) dan Vine (RIP) adalah sumber hiburan cepat terbesar kami. "Twilight" dan "The Hunger Games" berada di puncak popularitas mereka, sebagian besar dari kita sedang melalui fase emo, barang curian atau kumis (jika ya tahu, ya tahu) dan MTV telah sepenuhnya beralih ke acara realitas penyiaran daripada musik video. Justin Bieber dan One Direction adalah bintang pop terbesar di planet ini, tarian gila seperti Gangnam Style dan Dougie sangat populer dan semua orang sangat ingin menjadi tuan rumah atau menghadiri pesta "Proyek X". Itu adalah era yang sangat kacau dan menakutkan untuk masuk ke sekolah menengah, tetapi saya tidak akan menukarnya dengan apa pun.

Saya tidak nyaman dicap sebagai Milenial karena saya benci roti bakar alpukat, saya tidak pernah mengerti hype "Teman", saya belum cukup umur untuk takut dunia berakhiran Y2K dan saya tidak akan pernah menggunakan kata "dewasa" dengan cara yang tidak ironis. Tetapi pada saat yang sama, saya juga tidak nyaman diberi label sebagai Gen Z'er. Saya tidak keluar rahim dengan iPhone dan iPad di tangan, saya masih teringat lagu Ke $ ha ketika mendengar kata “TikTok”, saya cukup beruntung bisa lulus SMA sebelum pemerintahan Trump dan berusaha mengikutinya Dengan tren media sosial saat ini membuat saya merasa seperti seorang nenek.

Setelah melakukan penelitian ekstensif tentang semua hal kehidupan Zillennial (yang terdiri dari menemukan meme paket perdana dan subreddit yang penuh dengan orang-orang seperti saya yang sangat ingin mendiskusikan momen budaya pop legendaris yang menentukan masa muda kita), saya merasakan rasa nostalgia dan persatuan yang luar biasa. Studi tentang generasi bisa jadi cacat. Sulit untuk menentukan secara pasti kapan sebuah generasi dimulai dan berakhir. Kita semua mengingat dan mengalami hal yang berbeda pada waktu yang berbeda. Tapi senang mengetahui bahwa ada orang di luar sana yang menjalani kehidupan yang mirip dengan Anda. Berbagi dan terikat pada hal-hal yang membuat tahun-tahun pembentukan Anda hebat adalah sesuatu yang membuat Anda merasa terhubung. Kebutuhan untuk dilihat, didengar, dan dipahami itu wajar. Kita semua ingin menemukan orang yang bisa kita kenal. Itu membuat kita merasa seperti kita adalah bagian dari sesuatu dan kita tidak sendiri.

Jauh di lubuk hati, saya akan selalu merasa seperti bibi yang belum menikah, tanpa anak yang terjebak di antara semua kakek-nenek, orang tua dan anak-anak yang saling berkelahi di reuni keluarga. Tapi saya sudah menerimanya. Kaum Zillennial memiliki tempat unik dalam masyarakat. Kami benar-benar beruntung mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia. Tumbuh di masa di mana segala sesuatu berubah dengan sangat cepat di depan mata kita telah membentuk kita menjadi individu yang memiliki kemampuan untuk melihat sesuatu melalui berbagai perspektif. Saya sangat bangga menjadi bagian dari demografi ini dan saya tidak sabar untuk melihat apa yang harus kami sumbangkan untuk kemanusiaan di masa mendatang.


Sumber :

https://ichi.pro/id/zillennials-generasi-mikro-yang-mungkin-belum-pernah-anda-dengar-261189174463204

Related Posts