Hari ini saya berseminar 7 Keajaiban Rezeki di Kendari untuk kedua kalinya. Berikut ini adalah salah satu poin yang saya bahas...
Banyak orang yang mengemudi lambat-lambat di jalan-raya. Selamatkah mereka? Kemungkinan besar, selamat. Nah, banyak pula orang yang mengemudi cepat-cepat di jalan-raya. Ngebut. Selamatkah mereka? Yah, selamat juga. Kedua-duanya selamat. Terus, siapa yang celaka? Yang celaka adalah mereka yang ragu-ragu...
Banyak orang orang memutuskan untuk jadi karyawan. Sukseskah mereka? Mungkin saja. Nah, banyak pula orang yang memutuskan berhenti jadi karyawan, terus jadi pengusaha. Sukseskah mereka? Mungkin juga. Kedua-duanya selamat. Terus, siapa yang celaka? Yang celaka adalah karyawan yang coba-coba jadi pengusaha tapi ragu-ragu...
Banyak orang yang menonton petinju yang bertanding di atas ring. Selamatkah mereka? Kemungkinan besar, selamat. Nah, ada pula satu-dua orang yang memutuskan untuk jadi petinju dan bertanding di atas ring. Selamatkah mereka? Yah, selamat juga. Kedua-duanya selamat. Terus, siapa yang celaka? Yang celaka adalah penonton yang coba-coba jadi petinju tapi ragu-ragu...
Oleh karena itu, ambillah sebuah keputusan dengan yakin. Y-a-k-i-n. Itulah ciri seorang pemenang. Saat Anda ragu-ragu, sebenarnya Anda yakin untuk gagal. Wong sudah yakin saja masih gagal, apalagi kalau ragu-ragu?
--- dari Ippho Santosa
Saturday, October 10, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Sama-sama Penting, Tetapi Bukan Hal yang Sama Dalam dunia manufaktur, istilah Operation Management dan Production sering digunakan seolah-ol...
-
Mengapa Continuous Improvement Cukup Dimulai dari People, System, dan Culture? Sederhanakan 6M, Tetapi Jangan Sederhanakan Cara Berpikir Dal...
-
Jangan Terburu-buru Mencari Solusi Sebelum Memahami Penyebab Masalah Dalam Continuous Improvement, ada satu kebiasaan yang sering dilakukan ...
-
Ketika Hidup Tidak Bisa Menyalakan Semua Sekaligus Dalam kehidupan modern, banyak orang ingin berhasil di semua aspek sekaligus. Karier ingi...
-
Memastikan Kapasitas Perusahaan Cukup untuk Memenuhi Permintaan Bukan Sekadar Menghitung Berapa Banyak yang Bisa Diproduksi, Tetapi Menentuk...
No comments:
Post a Comment