Sabtu kemarin, leader dengan posisi Platinum di sebuah bisnis jaringan, memberikan testimoni di hadapan leader-leader lainnya "Training #7KeajaibanRezeki selama 2 hari, 3 tahun yang lalu, telah membawa perubahan besar bagi diri saya. Apa-apa yang diajarkan, langsung saya lakukan semuanya. Mulai dari berbakti, berbagi, dll."
Leader yang sangat menghargai leader-leader lainnya ini (walaupun crossline) menekankan tentang pemilihan sikap Victim dan Victor. Apa itu?
Begini. Sebagian orang, ketika masalah terjadi, ia bersikap sebagai korban (Victim), seolah-olah tidak berdaya, dan teraniaya. Bukan hanya itu, ia juga mengeluh dan menyalah-nyalahkan orang lain. Dengan kata lain, ia tidak bertanggung-jawab atas keputusan yang telah ia ambil.
Namun sebagian orang bersikap sebagai pemenang (Victor/Victory). Dia tenang. Tak menyalahkan siapapun. Sebaliknya, ia bertanggung-jawab penuh atas keputusan yang telah ia ambil.
"Aku yang memutuskan untuk berbisnis. Aku yang ingin sukses. Aku yang beroleh untungnya. Tentulah, aku yang harus memastikan ini semua berjalan. Andaikata nggak berjalan, akulah yang bertanggung-jawab, sepenuhnya." Sebuah pemikiran yang memberdayakan. Inilah sikap #SangPemenang.
Terlihat jelas di sini. Keadaan sama, namun respons berbeda, tentulah hasilnya akan turut berbeda. Pasti. Makanya leader itu dan saya menganjurkan, demi hasil yang lebih baik, sebisa-bisanya kita hindari sikap sebagai Victim. Apalagi kita tahu bahwa mengeluh itu melemahkan otak dan tubuh! Apalagi kita tahu bahwa menyalahkan orang lain bukannya mengurangi masalah, melainkan hanya mengurangi teman!
--- dari Ippho Santosa
Thursday, December 3, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Pernah lihat teman jualan? Setiap kali teman kita atau siapa saja posting di socmed tentang closing, baiknya kita ikut senang. Lalu kita d...
-
Salah satu saksi hidup perjalanan Tolak Angin dan Sido Muncul adalah Irwan Hidayat. Pria kelahiran Yogyakarta, 1947 silam, mewarisi bakat...
-
Hampir semua orang bekerja keras untuk mencapai satu tujuan yang sama: kenyamanan. Kita belajar, bekerja, berbisnis, berinvestasi, dan berju...
-
Jadi pegawai baik bisa merusak karir Tak perlu kerja keras, bekerjalah dengan cerdas. Kalimat ini kerap dilontarkan oleh para motivator...
-
Meski sering dianggap serupa, pengadaan ( procurement ) dan pembelian ( purchasing ) adalah dua proses yang berbeda dalam manajemen rantai p...
No comments:
Post a Comment