Thursday, March 28, 2024

Pindah Ibukota ke IKN

Indonesia Siap Pindah Ibukota ke IKN: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Berkelanjutan.

Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, telah memutuskan untuk memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Ibukota Negara (IKN), yang akan menjadi sebuah langkah strategis menuju pembangunan berkelanjutan. Keputusan ini diambil untuk mengatasi berbagai masalah yang telah lama mengganggu Jakarta, mulai dari kemacetan lalu lintas hingga kerusakan lingkungan yang parah.

Dalam sejarah dunia, ini adalah kali pertama sebuah negara memindahkan pusat pemerintahannya sejauh 1.260 km dari satu pulau ke pulau lainnya. Sementara negara lain seperti Australia, Brasil, dan Kazakhstan, masih mempertahankan ibu kota di wilayah yang sama.

Dengan perpindahan ibukota ke IKN, diharapkan dapat mengurangi beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan, meratakan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia, dan meningkatkan konektivitas antar pulau.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mengurangi ketimpangan regional dan mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil.

Ide pemindahan IKN pertama kali dicetuskan oleh Presiden Soekarno tanggal 17 Juli 1957. Soekarno memilih Palangkaraya sebagai IKN dengan alasan Palangkaraya berada di tengah kepulauan Indonesia dan wilayahnya luas. Soekarno juga ingin menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu membangun IKN yang modern.

Pindahnya ibukota ke IKN, yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur, akan memberikan sejumlah manfaat signifikan bagi Indonesia. Pertama-tama, hal ini akan membantu meredakan tekanan yang terus meningkat di Jakarta. Ibukota yang padat penduduk dan terus berkembang tersebut telah mencapai titik jenuh dalam hal infrastruktur dan fasilitas publik. Dengan memindahkan pusat pemerintahan ke IKN, beban Jakarta dapat dikurangi, memungkinkan untuk peningkatan efisiensi dalam penyediaan layanan publik dan infrastruktur.

Selain itu, pindahnya ibukota juga akan membuka peluang pembangunan dan investasi baru di wilayah timur Indonesia. Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, pertambangan, dan pariwisata. Dengan adanya ibukota baru, pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya dan investasi untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah tersebut, yang pada gilirannya akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pemindahan ibu kota negara (IKN) tak sekadar membangun gedung pemerintahan. Pemindahan IKN akan menjadi bagian transformasi struktural Indonesia untuk membangun tata kehidupan yang lebih baik. IKN akan dijadikan sebagai sebuah showcase transformasi, baik di bidang lingkungan, cara kerja, basis ekonomi, teknologi, dan lain-lainnya, termasuk di bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan yang lebih berkualitas.

Namun, pemindahan ibukota juga menghadapi sejumlah tantangan yang perlu diatasi dengan bijaksana. Salah satunya adalah infrastruktur yang memadai untuk mendukung keberhasilan ibukota baru. Diperlukan investasi besar dalam pembangunan jalan, jembatan, bandara, dan fasilitas publik lainnya agar IKN dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat pemerintahan yang efisien dan berkelanjutan.

Selain itu, penting bagi pemerintah untuk memastikan bahwa pemindahan ibukota dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Kalimantan Timur adalah rumah bagi hutan hujan yang kaya akan keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, langkah-langkah perlindungan lingkungan harus diambil untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak merusak lingkungan alam yang penting ini.

Dalam penjelasan pemerintah, termasuk dokumen Bappenas, dipaparkan bahwa IKN adalah kota masa depan yang maju dan hijau, dengan 70 persennya merupakan kawasan hijau. Kebijakan ini sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi untuk menjadikan IKN sebagai forest city atau kota hutan.

Ada dua bentuk perubahan hutan, yaitu deforestasi dan degradasi. Deforestasi adalah perubahan hutan menjadi nonhutan, seperti menjadi sebuah kota. Degradasi adalah penurunan kualitas hutan menjadi hutan tanaman, atau kebun atau mungkin menjadi lahan pertanian.

Langkah ini juga menimbulkan pertanyaan tentang dampak sosial dan ekonomi bagi penduduk lokal. Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa pemindahan ibukota memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat adat dan kelompok rentan lainnya.

Lanskap IKN adalah hutan industri yang dikelilingi hutan produksi, konservasi dan kawasan hutan lindung.  IKN juga akan mengembalikan hutan Kalimantan Timur menjadi hijau kembali, terkhusus di kawasan IKN. Sebab pemerintah sudah menyiapkan Persemaian Mentawir yang berisi berbagai tanaman dari seluruh Indonesia dengan produksi 15 juta bibit pohon per tahun.

Kehadiran IKN juga akan memberikan kontribusi terhadap pencapaian target Folu Net Sink 2030 (yaitu kontribusi penurunan emisi yang ditetapkan secara nasional pada 2030).

Menanggapi komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi, 100% kebutuhan energi IKN akan didukung oleh energi baru terbarukan. Hal ini juga diimbangi dengan efisiensi energi yang tinggi. Dalam hal ini, IKN memiliki target ambisius yaitu diwujudkannya net zero emissions pada tahun 2045.

Dalam aspek persampahan, IKN bertekad untuk mendaur ulang 60% timbulan sampah yang dihasilkan di tahun 2045. Hal ini memerlukan upaya ekstra sejak pengumpulan sampah hingga utilitas daur ulang sampah. 100% air limbah kawasan IKN direncanakan akan diolah dengan sistem pengolahan pada 2035.

Dengan melakukan pemindahan ibukota ke IKN, Indonesia menunjukkan komitmen kuatnya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi negara ini. Langkah ini tidak hanya akan memperkuat tata kelola pemerintahan, tetapi juga akan membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang dan implementasi yang cermat, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mencapai visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Sumber :

https://goodstats.id/article/inilah-program-prabowo-gibran-yang-paling-banyak-disetujui-masyarakat-tsfer

https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-kalbar/baca-artikel/14671/Urgensi-Pemindahan-Ibu-Kota-Negara.html

https://www.ikn.go.id/jokowi-pemindahan-ibu-kota-bagian-transformasi-indonesia

https://www.ayobandung.com/umum/7912264367/hebat-ternyata-indonesia-jadi-negara-pertama-yang-memindahkan-ibu-kota-negara-lintas-pulau

https://www.voaindonesia.com/a/ibu-kota-nusantara-merusak-hutan-atau-memperbaiki-lingkungan-/7106732.html

https://www.kaltimprov.go.id/berita/menteri-lhk-tegaskan-ikn-tidak-akan-rusak-hutan-alam

https://amf.or.id/ibu-kota-nusantara-keberlanjutan-adalah-yang-utama/

No comments:

Post a Comment

Related Posts