Bukan rahasia lagi, sebagian karyawan punya akun FB dan BB tersendiri yang nggak diketahui oleh boss-nya. Kenapa? Rupanya dia jualan di sana, hehe. Buat sampingan, katanya. Yang saya lihat, mereka ini kurang fokus dan kurang serius dengan kerja hariannya. Walhasil? Bisnis cuma sekadarnya. Kerja pun alakadarnya. Serba setengah-setengah.
Karena itulah saya selalu berpesan kepada direksi-direksi yang pernah saya temui. Daripada karyawan dibiarin jualan nyambi-nyambi dan nggak fokus, lebih baik mereka diajarin ilmu investasi yang tidak menganggu kerja harian mereka. Toh, UUD alias ujung-ujungnya duit. Itu kan yang mereka mau?
Begitulah. Bagi karyawan, disarankan untuk berinvestasi. Kecil-kecilan pun nggak masalah. Baiknya berinvestasi pada apa? Bisnis, properti, reksadana, atau emas? Baiknya investasi dulu pada ilmu. Biar paham apa yang di-invest dan apa konsekuensinya. Kalau nggak paham, ludes juga semuanya. Beneran, ludes.
Demikianlah, yang nggak berbisnis, memang sangat dianjurkan untuk berinvestasi. Gaji tanpa investasi, tentulah tergerus inflasi. Yang sering saya bikin in-house di perusahaan-perusahaan adalah training MPP alias #MasaPersiapanPensiun. Dan training semacam ini lebih baik diberikan awal-awal, agar efek compound dapat bekerja. Pun dapat dinikmati.
Adapun reksadana atau emas bisa dipraktekkan dengan modal ratusan ribu rupiah setiap bulannya. Kapan-kapan akan kita bahas bagaimana berinvestasi pada reksadana dan emas, yang bisa mencetak hasil puluhan juta, bahkan ratusan juta dengan ilmu compound.
--- ditulis oleh Ippho Santosa (semua tulisan kami boleh di-share, tak perlu izin)
Friday, November 13, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Saat Ekonomi Mulai Terasa Sulit: Apakah Kita Sudah Memasuki Krisis? Ada sebuah fenomena menarik dalam ekonomi. Ketika kondisi keuangan masya...
-
Benarkah Hanya 3,5% Penduduk Bisa Mengubah Sebuah Negara? Pelajaran dari Erica Chenoweth tentang Kekuatan Gerakan Sipil Ada sebuah angka yan...
-
Bukan Ramalan, Tetapi Sebuah Risiko yang Mulai Harus Kita Hitung dari Sekarang Ada sebuah pertanyaan yang mungkin terdengar menakutkan: Apak...
-
Nama Lengkap : Hermawan Kartajaya Agama : Katolik Tempat Lahir : Surabaya, Jawa Timur Tanggal Lahir : Selasa, 18 November 1947 Zodiac...
-
Pelajaran Psikologi Bisnis dari Lorong-Lorong Supermarket Pernahkah Anda menyadari sebuah pola yang hampir selalu sama ketika berbelanja di ...
No comments:
Post a Comment