Ahad kemarin, saya berseminar untuk sebuah bisnis jaringan di Hotel Marriot. Alhamdulillah, sekian kali saya diundang oleh mereka, karena seminar saya dianggap berdampak terhadap pengembangan jaringan dan omset mereka.
Inilah salah satu poin yang saya bahas:
- Ingin maju? Majukan orang lain.
- Ingin kaya? Kayakan orang lain.
- Ingin cerdas? Cerdaskan orang lain.
- Ingin mulia? Muliakan orang lain.
- Ingin doa dikabulkan oleh-Nya? Doakan orang lain.
- Ingin diberi uang oleh-Nya? Berikan uang kepada orang lain.
Bukan sekedar sukses. Berusahalah mengantarkan orang-orang di sekitar kita untuk turut sukses.
Melalui berbagai dalil, hati kita berkali-kali digedor dan diingatkan bahwa:
- Sebenarnya, seluruh manusia adalah satu umat.
- Membunuh satu manusia berarti membunuh seluruh manusia.
- Menyelamatkan satu manusia berarti menyelamatkan seluruh manusia.
- Menghina ayah orang lain, berarti menghina ayah kita sendiri.
- Menyantuni ibu orang lain, maka fadilahnya akan sampai kepada ibu kita.
- Mendoakan seseorang, berarti mendoakan diri kita sendiri.
Ini semua mestinya kita yakini sepenuh hati!
--- ditulis oleh Ippho Santosa
Friday, November 13, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Bagaimana Sebuah Bank Mengubah Nasib Inggris Menjadi Kekuatan Dunia? Ketika mendengar nama Bank of England, sebagian orang mungkin mengangga...
-
Memastikan Kapasitas Perusahaan Cukup untuk Memenuhi Permintaan Bukan Sekadar Menghitung Berapa Banyak yang Bisa Diproduksi, Tetapi Menentuk...
-
Mengapa Continuous Improvement Cukup Dimulai dari People, System, dan Culture? Sederhanakan 6M, Tetapi Jangan Sederhanakan Cara Berpikir Dal...
-
Benarkah Hanya 3,5% Penduduk Bisa Mengubah Sebuah Negara? Pelajaran dari Erica Chenoweth tentang Kekuatan Gerakan Sipil Ada sebuah angka yan...
-
Jangan Terburu-buru Mencari Solusi Sebelum Memahami Penyebab Masalah Dalam Continuous Improvement, ada satu kebiasaan yang sering dilakukan ...
No comments:
Post a Comment