Friday, November 13, 2015
Golden time
Saat ini ibu saya tengah tur di China dan ini negara kesekian yang pernah ia kunjungi. Ia sudah berusia 70-an tahun. Tapi alhamdulillah, rambutnya masih hitam, giginya masih utuh, dan bisa membaca tanpa kacamata. Snorkeling dan aerobic pun masih sanggup.
Awet?
Mungkin bisa dibilang begitu. Apa rahasianya? Entahlah. Satu hal yang pasti, saya dan ibu saya terbiasa bangun sebelum subuh. Bagi saya, setengah jam sebelum subuh dan setengah jam setelah subuh, adalah waktu istimewa. Golden time.
Kok disebut istimewa? Yah, karena memang begitu. Apapun yang Anda kerjakan di waktu itu akan menjadi ‘sesuatu’. Apakah itu tugas kantor, menyusun skripsi, menulis buku, ataupun kesibukan lainnya. Tubuh yang segar disergap dengan udara yang segar, wah benar-benar mengajaibkan segala proses.
Hm, nggak percaya? Yah, Anda coba saja. #BangunAwal.
Awet muda, menyehatkan, menyegarkan, meringankan kesibukan, dan mengundang keberkahan, itulah manfaat-manfaat tersembunyi dari bangun lebih awal.
Hm, berat?
Kalau bangun lebih awal saja susah, gimana mau bangun rumahtangga? Gimana mau bangun perumahan? Hehehe. Daripada tersinggung, lebih baik Anda lakukan dan rutinkan saja. Nggak ada ruginya! Untung malah!
--- ditulis oleh Ippho Santosa
Sumber foto :
12 Stunning Silhouette Shots - Digital Photography School
digital-photography-school.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Indonesia, sebuah negara yang kaya akan budaya, sumber daya alam, dan keragaman, telah menetapkan visi ambisius untuk dirinya sendiri: menja...
-
Inisiatif Makan Siang Gratis: Membangun Masyarakat yang Lebih Sejahtera. Dalam upaya untuk mengatasi ketidakamanan pangan dan memberikan ban...
-
3 model sistem kearsipan yang akan ditawarkan. Pertama, model access. Model ini sebagai dasar kami untuk menciptakan database kearsip...
-
Nama Lengkap : Safir Senduk Alias : Safir Agama : Islam Tempat Lahir : Jakarta Tanggal Lahir : Rabu, 19 Desember 1973 Zodiac : Sagi...
-
Teori lima fase berduka, yang diperkenalkan oleh Elisabeth Kübler-Ross, menggambarkan perjalanan emosional seseorang dalam menghadapi kehila...

No comments:
Post a Comment