Sunday, March 9, 2014
Temukan Passion
Bagaimana menemukan passion?
Rene selalu tampil lepas, energetik dan rileks. Sama rileksnya saat tampil di acara ‘Motivatalk’ di SUN TV.
Bukunya, “Your job is not your career” berisi tentang kerap kali kita salah kaprah memahami istilah job dan career. Rene berhasil mengupas perbedaan keduanya dengan sangat gamblang, diikuti contoh yang mudah dipahami.
Di buku tersebut kita juga diajarkan bagaimana menemukan passion tapi dengan cara yang sangat mudah. Buku Rene mengajak kita mengidentifikasi apa potensi kita, apa yang kita suka, apa yang tidak kita suka.
Lalu berikutnya merenung dan memutuskan mana hal yang menjadi passion kita. Selanjutnya kita juga harus eksekusi lewat tindakan, yang menjadi pamungkas dari keseluruhan proses pencarian passion itu sendiri.
Passion harus dimasukkan ke dalam sebuah wadah hobi yang paling kita sukai untuk kita lakukan. Hasilnya? Cukup mengejutkan. Sesuai anjuran Rene tentang eksistensi di dunia maya.
Social media is a must right now. Tidak bisa tidak. Kalau ingin dirinya bermanfaat, harus aktif di social media. Paling tidak, masuk ke pusaran dinamis dalam kehidupan yang serba cepat, serba instan itu. Ikut pusaran, mewarnai di tengah pusaran yang begitu kencang.
Jangan hanya jadi penonton. Maknai hidup Anda! Pesan penting dari buku dan acara Rene Suhardono: ikutlah dalam pusaran arus social media, berperan di pusaran itu, rasakan sensasi dan nilai kebermanfaatannya.
Mengapa aktif di dunia maya itu penting saat ini? Rene memaparkan data-data statistik menarik tentang perkembangan pesat internet dan social media di Indonesia.
“Tahun lalu, adopsi social media di Indonesia sangat bagus. Indonesia kini negara pengguna Facebook kedua terbesar dunia setelah AS, dengan jumlah mencapai 35 juta users. Dalam hal Twitter pun Indonesia istimewa. Sekitar 12% tweet di seluruh dunia disumbang dari Indonesia. Tidak mengherankan jika Indonesia sering menguasai Trending Topics di Twitter.
Tahun ini, adopsi social media terutama Twitter ,di kalangan pengguna Intenet, akan terus meningkat pesat. Hal ini memaksa perusahaan untuk juga mengadopsi social media.”
“passion is what you enjoy the most!”
Sumber :
https://umarat.wordpress.com
Labels:
Passion
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Perang Dunia III: Prediksi dan Skenario Setelah Serangan Amerika ke Venezuela Pada 3 Januari 2026, dunia dibuat terkejut oleh berita bahwa A...
-
Isu ketertarikan Amerika Serikat terhadap Greenland sering terdengar seperti lelucon geopolitik, terutama sejak pernyataan kontroversial Don...
-
K ronologi Konflik Gudang Garam vs Gudang Baru (Kini Gajah Baru) Dari Sengketa Merek hingga Persaingan Pasar yang Memanas Persaingan antara ...
-
Weekend kemarin saya ngumpul sama mitra-mitra saya. Kita ngumpul di Jakarta dan Surabaya, alhamdulillah. Di hadapan mereka saya bicara soal ...
-
Dalam dunia yang semakin bising oleh pencapaian dan simbol keberhasilan, kita sering salah memahami makna kekayaan. Kita mengira wealth adal...

No comments:
Post a Comment