Monday, March 9, 2015

Wanita Indonesia Perlu Berkarier

Tuntutan kehidupan, gaya hidup, dan tanggung jawab, membuat sejumlah wanita di Tanah Air harus bekerja lebih keras demi memenuhi serta mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Menyeimbangkan waktu antara kehidupan profesional yang menyita waktu dan kehidupan pribadi bukan perkara mudah, terutama bagi wanita yang sudah berumahtangga. Kenyataannya, tak sedikit pekerjaan yang dilakukan oleh sejumlah wanita karier membuat mereka harus tetap produktif hingga larut malam.

Salah satu sifat buruk yang kerap muncul saat pekerjaan sedang menumpuk dan tenggat waktu terus memburu adalah mengeluh. Menurut Dewi Motik, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), kebiasaan tersebut bukan sesuatu yang baik dan hanya akan memadamkan semangat Anda.

Sebab, kata Dewi Motik, ketika seorang wanita aktif berkarier, sebenarnya dia memberikan sumbangsih yang besar bagi bangsa Indonesia. Wanita Indonesia, jelas Dewi, perlu berkarier untiuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan yang berguna.

"Dari 250 juta penduduk, 50 persennya adalah wanita. Coba bayangkan kalau wanita Indonesia tidak proaktif dengan segala profesi. Dia harus turut membangun negara kita," ujar Dewi Motik, pada acara Pembekalan Puteri Indonesia 2015 di Hotel Grand Sahid Jaya, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, Dewi yang juga seorang dosen ini mengatakan bahwa jangan karena sibuk kerja, wanita jadi melupakan peran dan tugas utama mereka sebagai istri sekaligus ibu, atau menjadikannya sebagai alasan untuk tidak berkarier.

"Jadi selain menjadi ibu rumahtangga dan pendamping suami yang nomor satu, wanita harus juga memiliki kemampuan yang bermanfaat bagi orang banyak," ujarnya


Sumber :
http://female.kompas.com/read/2015/02/23/070000320/Mengapa.Wanita.Indonesia.Perlu.Berkarier.

No comments:

Post a Comment

Related Posts